JATIMTIMES - Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, berlangsung meriah, Minggu (30/8/2026).
Ratusan warga mengikuti jalan sehat yang digelar dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan santunan bagi anak yatim.
Baca Juga : Madiun Menari 2026: 5.000 Warga Bergerak, Satu Kota Menjadi Panggung Budaya
Kemeriahan terlihat dari peserta yang mengenakan berbagai atribut bernuansa merah. Warga berbaur mengikuti kegiatan hingga selesai tanpa sekat antara masyarakat dan penyelenggara.
Agenda tersebut diinisiasi DPC MADAS Sedarah Kota Malang sebagai bagian dari kegiatan sosial sekaligus memperingati momentum kemerdekaan.
Ketua DPC MADAS Sedarah Kota Malang, Abdus Saham atau Abah Salam, mengatakan kegiatan itu sengaja dikemas dengan melibatkan masyarakat sekitar.
“Ini bagian dari upaya kami untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat. Kami ingin kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat,” ujar Abah Salam.
Selain jalan sehat dan santunan, kegiatan sosial disebut menjadi salah satu agenda yang rutin dilakukan. Di antaranya melalui santunan anak yatim serta penyediaan dua unit ambulans untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Menurut Abah Salam, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan. Pihaknya juga membuka peluang menggelar kegiatan serupa di wilayah lain.
“Karena kantor DPC MADAS Sedarah ada di Kedungkandang, maka kami memilih di sini. Ke depan mungkin akan kita gelar di wilayah kecamatan lain,” katanya.
Baca Juga : Terpilih Aklamasi, Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim 2026–2031
Sementara itu, Lurah Bumiayu, Mutho’ Sobiri, menyambut positif kegiatan yang melibatkan masyarakat tersebut.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan sosial dapat memperkuat kebersamaan di tingkat lingkungan.
“Harapan kami, kolaborasi antara ormas dengan pemerintah bisa bersinergi sehingga program-program pemerintah bisa terbangun dengan baik,” ujar Mutho’ Sobiri.
Ia berharap kegiatan yang menyasar langsung masyarakat dapat terus dilakukan. Terlebih, santunan bagi anak yatim dinilai membawa manfaat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan warga.