free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Wisata

Heritage Walking Street, Kenalkan Sejarah dan Telusuri Bangunan Cagar Budaya di Kota Kediri

Penulis : Eko Arif Setiono - Editor : A Yahya

21 - Aug - 2026, 14:22

Loading Placeholder
Para peserta Heritage Walking Street mengunjungi makam syech Al Wasil.(eko arif s)

JATIMTIMES -  Pemerintah Kota Kediri melalui program Sentra Pengembangan Potensi Unggulan Kelurahan (SPPUK) resmi meluncurkan kegiatan Heritage Walking Street Kota Kediri, Jumat (21/8/ 26).

Heritage Walking Street menjadi salah satu medium mengenalkan sejarah melalui kegiatan rekreasi, khususnya jalan-jalan.Kegiatan perdana ini diawali dengan mengajak peserta berjalan kaki menyusuri 12 titik bangunan cagar budaya dan potensi ekonomi unggulan kelurahan.

Baca Juga : Khutbah Jumat 21 Agustus 2026: Krisis Lingkungan Makin Nyata, Apa Tanggung Jawab Kita sebagai Muslim?

Ada beberapa tempat yang dikunjungi para peserta seperti makam Aulia Syech Wasil, Sentra Tahu Takwa Bah Kacung, kawasan cagar budaya Kelurahan Pakelan, kawasan Pecinan, hingga Klenteng Tjoe Hwie Kiong.

Ini merupakan sebagai langkah awal merekatkan kembali wawasan tentang sejarah kepada masyarakat sekaligus mengembangkan pariwisata budaya lokal.Kegiatan yang dipandegani sejumlah dinas terkait, antara lain Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan dan Industri, serta Dinas Pariwisata ini mengajak peserta mendatangi sejumlah lokasi bersejarah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Kediri, Samsul Bahri, menjelaskan kegiatan ini dirancang untuk menjaga agar wawasan kesejarahan tidak putus di generasi berikutnya.

“Ini kita kenalkan kembali dalam bentuk kegiatan Heritage Walking Street. Langkah awal, mudah-mudahan nanti bisa ditindaklanjuti menjadi agenda rutin, baik untuk warga lokal maupun pendatang. Jangan sampai sejarah ini putus, jangan sampai wawasan kesejarahan ini putus di generasi berikutnya,” terang Samsul.

Ke depan, rute ini diproyeksikan menjadi agenda wisata rutin yang dikemas fleksibel, salah satunya melalui konsep olahraga jalan santai bernuansa sejarah. Pemkot Kediri akan menggalang sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, pihak kecamatan dan kelurahan, KONI, OJK, serta komunitas sejarah lokal.

“Kita punya potensi-potensi seperti itu, tinggal kita gali dan sinergikan dengan dinas-dinas terkait serta komunitas yang kompeten dalam menggali nilai-nilai budaya dan sejarah,” tambahnya.

Baca Juga : Bertemu Fadli Zon, Bupati Rijanto Dorong Penguatan Cagar Budaya dan Pariwisata Blitar

Kepala Kantor Kecamatan Kota, Agus Suharyanto, menyambut baik program tersebut. Ia menilai potensi peninggalan sejarah di wilayahnya sangat besar namun belum terkelola secara optimal, termasuk di wilayah Kecamatan Wonosari.

“Harapannya, kegiatan ini paling tidak menjadi embrio bagaimana kita bisa mengelola potensi-potensi yang ada di wilayah kelurahan tersebut,” ungkap Agus.

Selain pengembangan pariwisata, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi pelajar dan generasi muda agar mengetahui kekayaan sejarah dan budaya Kota Kediri. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga mendapat pendampingan dan penjelasan mendalam dari komunitas sejarah lokal Pasak Kadhiri.

Pihak Kecamatan juga mendukung rencana pelatihan pemandu wisata yang akan diselenggarakan Dinas KebudayaandanPariwisata, guna melahirkan pemandu-pemandu lokal yang berkualitas. Melalui langkah ini, diharapkan warisan budaya tidak hanya terjaga, tetapi juga menjadi potensi wisata yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat setempat.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Eko Arif Setiono

Editor

A Yahya

Wisata

Artikel terkait di Wisata

--- Iklan Sponsor ---