JATIMTIMES – Seorang nelayan asal Dusun Sompelan, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dilaporkan hilang kontak saat mencari ikan di perairan Takat Mas. Hingga Kamis (23/7/2026), korban bernama Kusnadi (49) belum kembali ke rumah dan masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Situbondo, Kusnadi berangkat melaut seorang diri pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan perahu fiber pancing bernama Raden Anum.
Baca Juga : Cekcok di Medsos Berujung Saling Bawa Celurit, 2 Warga Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan
Korban diketahui memiliki kebiasaan kembali ke rumah sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga malam hari, ia tak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi sehingga membuat pihak keluarga merasa khawatir.
Keesokan harinya, seusai salat Subuh, istri korban, Dayyaroh, meminta bantuan kepada nelayan setempat untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi yang biasa digunakan korban mencari ikan. Bersamaan dengan itu, kejadian tersebut dilaporkan kepada kepala Dusun Sompelan.
Sejumlah nelayan kemudian melakukan pencarian secara mandiri di kawasan perairan Takat Mas. Namun hingga beberapa jam pencarian berlangsung, korban maupun perahu yang digunakannya belum berhasil ditemukan.
Kepala Dusun Sompelan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Pos TNI AL (Posal) Jangkar. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Satpolairud Polres Situbondo, BPBD Kabupaten Situbondo, Tagana Dinas Sosial, Kecamatan Banyuputih, Polsek, Koramil, serta unsur terkait lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo Timbul Surjanto melalui Koordinator Pusdalops BPBD Puriyononmengatakan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan warga mengenai nelayan yang hilang kontak tersebut.
"Begitu menerima laporan, kami langsung menerjunkan personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD ke lokasi untuk melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan Basarnas Kantor SAR Banyuwangi dan seluruh unsur terkait guna mendukung proses pencarian korban," ujar Puriyono.
Baca Juga : Konsolidasi AMPI Situbondo Menguat, Reza Arizona: Target Golkar 10 Kursi Harus Diperjuangkan Bersama
Puriyono menjelaskan, berdasarkan informasi dari nelayan yang terakhir melihat korban, posisi perahu diperkirakan berada di sebelah barat daya perairan Takat Mas. Saat itu kondisi cuaca dilaporkan dipengaruhi angin dari arah tenggara dengan arus laut bergerak dari timur.
Selain melakukan koordinasi lintas instansi, BPBD juga melakukan kaji cepat di lapangan, mengumpulkan data, serta memantau perkembangan situasi untuk mendukung proses operasi pencarian. Hingga laporan terakhir diterima, penyebab hilangnya korban masih belum diketahui.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Satpolairud Polres Situbondo, Posal Jangkar, Tagana, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Banyuputih, Pemerintah Desa Sumberanyar, dan nelayan setempat terus melakukan pencarian dengan menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir korban.
"Operasi pencarian masih terus dilakukan. Kami berharap korban segera ditemukan. BPBD juga mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, melengkapi alat keselamatan saat melaut, serta menyampaikan tujuan pelayaran kepada keluarga maupun rekan sesama nelayan sebelum berangkat mencari ikan," pungkas Puriyono.