free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Olahraga

3 Duel Penentu Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Akankah Messi Angkat Trofi Lagi?

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

18 - Jul - 2026, 13:37

Loading Placeholder
Ilustrasi bendera Argentina dan Spanyol. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Panggung terbesar sepak bola dunia akhirnya mencapai klimaks. Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar, Timnas Spanyol melawan Timnas Argentina, dalam duel yang diprediksi penuh drama dan sarat gengsi.

Pertandingan puncak tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Bagi Argentina, laga ini menjadi kesempatan untuk mempertahankan gelar juara dunia, sementara Spanyol datang dengan ambisi merebut kembali kejayaan setelah tampil impresif bersama generasi emas barunya.

Baca Juga : Konsolidasi Ala Golkar Jatim, Siap Gunakan Sarana Olahraga Mini Soccer hingga Padel

Kedua tim berhasil mencapai final setelah melewati rangkaian pertandingan sulit dengan kualitas permainan tinggi. Spanyol mengandalkan penguasaan bola, kreativitas pemain muda, serta pertahanan yang solid. Di sisi lain, Argentina membawa pengalaman besar sebagai juara bertahan dengan Lionel Messi sebagai pemimpin utama di lapangan.

Mengutip laman resmi FIFA, final Piala Dunia 2026 bukan hanya akan menjadi pertarungan strategi antara kedua pelatih, tetapi juga menghadirkan sejumlah duel individu yang berpotensi menentukan hasil akhir pertandingan.

Setidaknya ada tiga duel penting yang diprediksi menjadi kunci dalam perebutan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Aymeric Laporte vs Lionel Messi

Duel pertama yang paling menyita perhatian adalah pertemuan bek tengah Spanyol Aymeric Laporte dengan kapten Argentina Lionel Messi.

Meski telah memasuki usia 39 tahun, Messi masih menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Kapten La Albiceleste tersebut tampil luar biasa di Piala Dunia 2026 dengan memimpin daftar pencetak gol sementara melalui torehan delapan gol.

Tidak hanya produktif mencetak gol, Messi juga menjadi motor kreativitas Argentina. Ia berada di posisi teratas dalam catatan assist dengan empat umpan berujung gol, membuktikan bahwa perannya tetap vital dalam permainan tim.

Laporte akan mendapat tantangan besar untuk membatasi ruang gerak Messi. Bek berpengalaman itu harus mampu membaca pergerakan sang megabintang yang terkenal dengan kemampuan menciptakan peluang dari situasi sulit.

Namun, Spanyol memiliki modal kuat di lini belakang. Pertahanan La Roja tercatat hanya kebobolan satu gol dari tujuh pertandingan. Kombinasi Laporte bersama bek muda Pau Cubarsi yang berusia 19 tahun menjadi salah satu alasan kuatnya pertahanan Spanyol.

Rodri vs Enzo Fernandez

Pertarungan di lini tengah juga akan menjadi salah satu penentu jalannya final. Kapten Spanyol Rodri akan berhadapan dengan gelandang Argentina Enzo Fernandez.

Rodri menjadi pemain sentral dalam skema permainan Spanyol. Kemampuannya mengatur tempo membuat La Roja mampu mengendalikan pertandingan. Ia tercatat telah mencatatkan 648 operan akurat dengan tingkat keberhasilan mencapai 93 persen sepanjang turnamen.

Selain kemampuan distribusi bola, Rodri juga menunjukkan daya jelajah tinggi dengan menempuh jarak lebih dari 83 kilometer selama Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Enzo Fernandez menjadi sosok penting dalam permainan Argentina. Gelandang berusia 25 tahun tersebut dikenal memiliki kemampuan merebut bola dan bekerja keras sepanjang pertandingan.

Baca Juga : Hadiah Juara Piala Dunia 2026 Fantastis! FIFA Siapkan Rp 918 Miliar dan Cincin Juara Perdana

Enzo mencatatkan 43 pemulihan bola, menjadi jumlah tertinggi di skuad Argentina. Ia juga memiliki momen penting setelah mencetak gol penyeimbang saat semifinal melawan Inggris.

Pertarungan kedua gelandang ini diyakini akan menentukan siapa yang lebih mampu menguasai lini tengah dan mengendalikan ritme pertandingan.

Lamine Yamal vs Nicolas Tagliafico

Duel terakhir yang menarik perhatian terjadi di sisi sayap antara bintang muda Spanyol Lamine Yamal dan bek veteran Argentina Nicolas Tagliafico.

Yamal menjadi salah satu pemain muda paling bersinar di Piala Dunia 2026. Setelah pulih dari cedera hamstring, pemain tersebut kembali menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi bagian penting dalam keberhasilan Spanyol melaju ke final.

Kecepatan, teknik individu, serta keberaniannya menghadapi pemain bertahan lawan membuat Yamal menjadi ancaman besar bagi Argentina.

Untuk meredam aksi sang wonderkid, Argentina akan mengandalkan pengalaman Tagliafico. Bek berusia 33 tahun itu dikenal memiliki kemampuan duel satu lawan satu yang kuat serta disiplin dalam menjaga pertahanan.

Pengalaman Tagliafico saat bermain di final Piala Dunia 2022 Qatar juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Argentina yang ingin kembali mengamankan gelar juara dunia.

Final Piala Dunia 2026, Pertarungan Dua Generasi Besar

Laga Spanyol kontra Argentina dipastikan tidak hanya menjadi pertarungan antarnegara, tetapi juga duel antara dua karakter sepak bola berbeda.

Spanyol membawa semangat generasi baru dengan permainan cepat dan penguasaan bola. Sementara Argentina mengandalkan mental juara serta pengalaman para pemain senior yang telah terbiasa tampil di laga besar.

Tiga duel tersebut bisa menjadi faktor pembeda dalam menentukan siapa yang akan berdiri sebagai juara dunia. Apakah Argentina mampu mempertahankan mahkota juara, atau Spanyol berhasil mengakhiri turnamen dengan mengangkat trofi Piala Dunia 2026?


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga

--- Iklan Sponsor ---