Selain deretan pantai selatan yang eksotis, wilayah selatan Kabupaten Malang punya area wisata air lain yang menawarkan ketenangan, keindahan alam, sekaligus pembelajaran yaitu Bendungan Lahor yang dikenal juga sebagai Taman Wisata Sutami-Lahor. Terletak berdampingan dengan Bendungan Sutami (Karangkates) di Kecamatan Sumberpucung, Lahor jadi lokasi rekreasi keluarga yang nyaman, asri, dan ramah di kantong.
Bendungan Lahor menghadirkan alternatif tempat liburan yang selalu dipadati pelancong. Saat musim liburan tiba, kunjungan masyarakat ke Bendungan Lahor bisa naik hingga 30%-40% jika dibandingkan dengan hari biasa.
Baca Juga : Puncak Musim Kemarau Juli-September 2026, Simak 7 Cara Menjaga Kesehatan saat Cuaca Panas
Bagi Anda yang berencana membawa keluarga berlibur ke Bendungan Lahor, ini adalah 7 aktivitas liburan fun dan edukatif yang wajib Anda coba.
1. Gathering Santai Bersama Keluarga
Aktivitas paling favorit dan ramah keluarga di sini adalah menghabiskan waktu bersama atau mengadakan gathering santai. Area berkumpul terbaik terletak tepat di pinggir Taman Wisata Lahor yang teduh oleh pepohonan rindang dengan kontur tanah berumput yang datar.
Anda bisa menggelar tikar dan menikmati bekal makanan dari rumah bersama rombongan. Jika tidak ingin repot membawa makanan sendiri, deretan warung di sekitar lokasi juga siap memanjakan lidah Anda dengan aneka pilihan kuliner.
Fasilitas pendukung di area ini sangat memadai untuk menunjang acara kumpul keluarga, mulai dari tempat duduk santai di bawah pohon hingga deretan gazebo. Beberapa gazebo dapat digunakan secara gratis, sementara sebagian lainnya bisa disewa dengan harga yang terjangkau, yakni mulai dari Rp20.000.
Waktu kunjungan terbaik untuk mengadakan gathering keluarga adalah pada pagi hari (pukul 07.00-09.00) saat kabut tipis masih menyelimuti perairan, atau pada sore hari (pukul 15.00–17.00) saat cuaca terasa lebih sejuk. Sebagai catatan keselamatan tambahan selama bersantai, pastikan Anda selalu mengawasi aktivitas anak-anak dan hindari bermain terlalu dekat dengan tepian waduk yang tidak berpagar.
2. Eksplorasi Perairan dengan Perahu, Rakit, dan Paddle Board
Liburan di Taman Wisata Lahor belum lengkap tanpa menyusuri perairannya dari dermaga di dekat area parkir. Pengunjung dapat menyewa Perahu Wisata (mulai Rp15.000) atau Perahu Ski (mulai Rp25.000) untuk berkeliling waduk selama 1-2 jam. Keamanan sangat diutamakan melalui kewajiban memakai jaket pelampung untuk mengantisipasi arus bawah air.
Sebagai daya tarik tambahan yang eksklusif, kawasan ini menawarkan Stand Up Paddle Board (SUP), yakni olahraga air yang dilakukan dengan cara berdiri menjaga keseimbangan di atas papan sambil mendayung. Aktivitas ini masih sangat jarang ditemukan di destinasi perairan tawar lainnya, sehingga menjadi pengalaman langka yang patut dicoba.
Pemula dijamin aman karena didampingi langsung oleh pemandu profesional dengan peralatan keselamatan berstandar K3 Air. Agar bebas bermain tanpa khawatir gawai pribadi basah, pengunjung dapat memanfaatkan jasa dokumentasi lengkap dari pengelola yang menggunakan drone, kamera DSLR, dan ponsel pintar.
3. Wisata Edukasi Infrastruktur Sumber Daya Air
Liburan yang berkualitas adalah yang mampu menambah wawasan. Kawasan perairan ini pada dasarnya adalah laboratorium lapangan yang sempurna sebagai destinasi wisata edukasi Malang.
Orang tua dapat memberikan penjelasan kepada anak-anak tentang fungsi vital bendungan untuk pengendalian banjir, sistem pengairan pertanian, hingga bagaimana aliran air diubah menjadi energi listrik.
Untuk kunjungan rombongan atau studi lapangan sekolah yang lebih mendalam (berdurasi 1-2 jam), Anda bisa berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Jasa Tirta 1 guna mendapatkan panduan edukasi yang komprehensif dan arahan keselamatan di area instalasi terbatas.
4. Memancing dan Pengamatan Burung
Bagi Anda yang mencari ketenangan meditatif, area pinggiran waduk yang datar (di dekat gazebo atau dermaga kecil) adalah spot memancing yang populer. Perairan ini kaya akan berbagai jenis ikan tawar seperti nila, mujair, lele, hingga wader. Anda cukup membawa joran, umpan, dan kursi lipat dari rumah tanpa perlu membayar biaya izin memancing tambahan.
Baca Juga : Bukan Pedagang, Sejarawan AH Johns Sebut Kaum Sufi Jadi Kunci Penyebaran Islam di Nusantara
Selain memancing, kawasan rawa dangkal di tepian waduk ini juga merupakan surga bagi lahan basah yang dihuni komunitas burung air. Pengunjung yang membawa teropong bisa melakukan birdwatching. Tercatat ada sekitar 13 spesies burung yang sering terlihat di sini, termasuk jenis endemik seperti Cekakak Jawa. Waktu terbaik untuk mengamati burung dan memancing adalah di pagi hari ketika satwa sedang aktif dan cuaca masih bersahabat.
5. Fotografi Alam
Para penggemar fotografi lanskap akan dimanjakan di sini. Terdapat beberapa spot foto strategis, seperti di atas jembatan bendungan yang memberikan pandangan (wide angle) luas dari ketinggian, serta gazebo pinggir danau yang indah saat semburat matahari terbenam.
Jika Anda memiliki jiwa petualang, Anda bisa mendaki bukit-bukit di sekitar bendungan untuk mendapatkan foto dengan sudut pandang panorama dari atas. Saat mendaki, pastikan Anda menggunakan sepatu gunung yang memadai dan membawa air minum.
6. Olahraga Pagi: Bersepeda dan Jogging
Kawasan Bendungan Lahor menyediakan lintasan pinggir waduk yang tenang dan memadai untuk aktivitas fisik. Jalur ini sangat direkomendasikan bagi pengunjung yang ingin melakukan olahraga ringan seperti bersepeda maupun jogging dengan latar belakang pemandangan perairan.
Waktu paling ideal untuk memulai aktivitas olahraga di kawasan ini adalah antara pukul 05.30 hingga 07.30 pagi. Pada rentang waktu tersebut, udara sekitar waduk masih sangat segar, intensitas cahaya matahari belum terlalu terik, dan pengunjung bisa mendapatkan paparan sinar matahari pagi yang sehat.
Kondisi lintasan di sekitar waduk relatif datar dan terawat sehingga aman dilalui sepeda maupun pelari. Kontur jalan yang stabil ini memungkinkan pengunjung dari berbagai tingkat kebugaran untuk berolahraga dengan nyaman tanpa risiko kelelahan ekstrem. Setiap hari minggu, area seputar bendungan juga sering digunakan untuk senam atau yoga.
7. Camping dan Glamping Keluarga
Taman Wisata Lahor menyediakan area terbuka yang luas dan rindang untuk mendirikan tenda bersama keluarga. Lokasi perkemahan ini sangat strategis karena mudah diakses oleh kendaraan dan berdekatan dengan fasilitas umum pendukung, seperti toilet serta musala.
Bagi pengunjung yang menginginkan kepraktisan, pengelola kawasan telah menyediakan fasilitas penyewaan peralatan camping lengkap. Tersedia juga pilihan glamping untuk pengalaman menginap luar ruang yang lebih nyaman tanpa perlu repot membawa dan membangun tenda sendiri.
Untuk menyempurnakan suasana malam di pinggir waduk, pengunjung dapat menyewa peralatan grill atau barbeque. Fasilitas ini sangat memudahkan keluarga atau rombongan untuk mengadakan acara makan malam dan bakar daging bersama di area perkemahan.
Bendungan Lahor populer karena standar pengelolaan yang semakin profesional, fasilitas yang memadai, dan harga yang inklusif, berbagai infrastruktur air ini telah menjelma menjadi oase rekreasi multifungsi. Bagi yang masih bingung ke mana akan menghabiskan waktu di momen liburan sekolah, Anda bisa memilih Pariwisata Perum Jasa Tirta 1.


