JATIMTIMES - Wisata medis atau medical tourism terus menjadi tren di berbagai negara. Semakin banyak orang memilih menjalani pengobatan di luar negeri karena ingin memperoleh layanan kesehatan berkualitas dengan biaya yang lebih terjangkau, teknologi medis yang lebih maju, hingga waktu tunggu yang lebih singkat.
Laporan terbaru Top 50 Medical Tourism Destinations for 2026 yang dirilis Travel And Tour World menunjukkan persaingan destinasi wisata medis dunia semakin ketat. Dalam daftar tersebut, Turki berhasil menempati posisi pertama sebagai tujuan wisata medis terbaik di dunia, disusul Thailand di peringkat kedua.
Baca Juga : Di Bawah Kepemimpinan M. Rifai, PKB Kabupaten Blitar Beri Panggung Gen Z dan Milenial
Prestasi Thailand cukup mencuri perhatian karena mampu mengungguli sejumlah negara yang selama ini dikenal memiliki sistem kesehatan modern, seperti India, Korea Selatan, Singapura, hingga Jepang.
Mengapa Thailand Menjadi Favorit Wisata Medis?
Peringkat yang disusun Travel And Tour World mempertimbangkan berbagai aspek penting yang menjadi perhatian pasien internasional sebelum memutuskan berobat ke luar negeri.
Beberapa faktor yang dinilai antara lain kualitas rumah sakit, kompetensi dokter spesialis, penggunaan teknologi medis terkini, biaya pengobatan yang kompetitif, waktu tunggu pasien, hingga kenyamanan destinasi selama masa pemulihan.
Selain itu, pasien kini juga semakin selektif dalam memilih negara tujuan. Mereka tidak hanya membandingkan harga, tetapi juga memperhatikan akreditasi rumah sakit, reputasi tenaga medis, transparansi layanan, serta nilai keseluruhan yang diperoleh dari proses pengobatan.
Mengutip Time Out, tren wisata medis saat ini tidak lagi didominasi prosedur bedah kosmetik. Permintaan pasien kini meluas ke berbagai layanan kesehatan, mulai dari pengobatan penyakit jantung, kanker, program fertilitas, bedah ortopedi, perawatan gigi, rehabilitasi medis, pengobatan presisi (precision medicine), hingga layanan kesehatan dan kebugaran (wellness).
Bagi Thailand, keberhasilan menempati posisi kedua dunia tidak hanya didukung sektor pariwisata yang telah mendunia. Negara tersebut juga memiliki jaringan rumah sakit berstandar internasional, tenaga medis berpengalaman, layanan khusus bagi pasien asing, serta infrastruktur pariwisata yang menunjang proses pemulihan. Kombinasi tersebut membuat Thailand tetap menjadi salah satu pusat wisata medis terbesar di dunia.
Sayangnya, Indonesia belum berhasil masuk dalam daftar 20 destinasi wisata medis terbaik dunia tahun 2026. Sebaliknya, kawasan Asia justru mendominasi peringkat dengan hadirnya Thailand, India, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab, Jepang, Taiwan, dan China. Dominasi tersebut menunjukkan bahwa Asia masih menjadi kawasan utama bagi masyarakat internasional yang mencari layanan kesehatan berkualitas dengan harga yang relatif kompetitif.
Daftar 20 Destinasi Wisata Medis Terbaik Dunia 2026
Berdasarkan laporan Top 50 Medical Tourism Destinations for 2026 yang dirilis Travel And Tour World, berikut 20 negara tujuan wisata medis terbaik di dunia:
1. Turki
2. Thailand
3. India
4. Meksiko
5. Korea Selatan
6. Malaysia
7. Kosta Rika
8. Singapura
9. Uni Emirat Arab
10. Kolombia
11. Spanyol
12. Republik Ceko
13. Jerman
14. Brasil
15. Jepang
16. Panama
17. Taiwan
18. Yunani
19. Kanada
20. China
Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, wisata medis diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang. Negara-negara yang mampu menghadirkan layanan medis berstandar internasional dengan biaya kompetitif diprediksi akan semakin diminati pasien dari berbagai belahan dunia.