JATIMTIMES – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah gelaran pesta pernikahan unik di Kota Batu. Alih-alih menyewa gedung serbaguna atau hotel berbintang, pasangan pengantin kreatif bernama Andrea Vita dan Afrizal Fahrul Sani memilih untuk melangsungkan pernikahannya dan menjamu para tamu undangan langsung di dalam studio bioskop.
Bertepatan dengan tanggal cantik 6 Juni 2026, momen pernikahan anti-mainstream ini langsung memanen perhatian luas dari warganet setelah dokumentasi suasana sakral di dalam studio tersebut beberapa kali diunggah ulang. Berdasarkan rekaman visual yang beredar, area depan layar lebar disulap apik menjadi pelaminan penuh dekorasi bunga, lengkap dengan jajaran kursi merah khas bioskop yang dipenuhi oleh para saksi dan tamu undangan.
Baca Juga : Diduga Akibat Instalasi Listrik Tak Standar, Dua Rumah di Desa Pendem Kota Batu Hangus Terbakar
Saat dikonfirmasi mengenai latar belakang ide kreatif tersebut, pengantin wanita, Andrea Vita, membeberkan bahwa konsep sinematik ini lahir dari memori manis perjalanan asmara mereka berdua. Andrea menceritakan bahwa momen kencan pertama kali (first date) dirinya bersama sang suami bertahun-tahun lalu memang berlangsung di dalam sebuah gedung bioskop.
"Kebetulan karena first date kita itu dulu di bioskop, dan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, kami juga sempat membuat sebuah short movie atau film pendek yang alur ceritanya memang terinspirasi langsung dari perjalanan kisah cinta kita berdua," tutur Andrea Vita saat dihubungi JatimTIMES, Minggu (7/6/2026).
Namun demikian, Andrea tidak menampik bahwa proses untuk mewujudkan pernikahan impian atau dream wedding nyentriknya ini tidaklah berjalan mulus begitu saja di awal perencanaan. Dirinya bersama Adrizal harus berpindah-pindah tempat demi melakukan survei dan negosiasi dengan berbagai manajemen jaringan bioskop di tanah air yang bersedia memberikan izin operasional.

Setelah melewati berbagai penolakan dan proses diskusi panjang yang menguras energi, titik terang akhirnya datang dari salah satu jaringan bioskop terkemuka di Indonesia. Pihak Cinepolis menjadi satu-satunya manajemen yang menyambut hangat ide gila tersebut dan bersedia membantu merealisasikan seluruh rangkaian konsep pernikahan impian yang mereka rancang dari awal.
Tantangan tidak berhenti di urusan birokrasi tempat saja, sebab keraguan justru sempat muncul dari lingkaran keluarga serta kerabat dekat saat rencana tersebut mulai disosialisasikan. Andrea mengungkapkan, sikap tidak setuju sempat bermunculan sesaat setelah dirinya menyebarkan undangan pernikahan fisik yang didesain menyerupai tiket nonton resmi lengkap dengan nomor kursi (seat) khusus untuk masing-masing tamu.
"Di awal waktu sebar undangan dan kita kasih tiket untuk masing-masing kursi, mereka sempat kaget dan banyak yang kurang setuju karena merasa jumlah tamu jadi dibatasi, harus diatur ketat, dan menganggap akses di dalam bioskop itu susah. Banyak sekali yang meragukan (doubt) tentang ide kita ini," kenangnya.
Baca Juga : 5 Cara Sederhana Memperingati Hari Laut Sedunia yang Bisa Dilakukan Mulai Sekarang
Kendati sempat dihujani keraguan, suasana berbalik seratus delapan puluh derajat saat hari pernikahan tiba, di mana seluruh tamu undangan dibuat takjub oleh atmosfer intim yang disuguhkan. Salah satu menu utama dalam resepsi unik tersebut adalah penayangan film khusus di layar lebar yang menceritakan perjalanan cinta Andrea dan Adrizal yang telah bertahan selama 10 tahun, namun diringkas menjadi sebuah tontonan menarik berdurasi 20 menit.

Berkat konsistensi dan konsep yang matang, kekhawatiran para tamu di awal seketika sirna dan berubah menjadi decak kagum serta pujian atas keberanian pasangan ini tampil beda.
"Eh Alhamdulillah-nya setelah acara berlangsung, banyak sekali tamu yang merasa suka, terhibur, dan justru sangat tertarik dengan tema pernikahan kita yang dinilai nyentrik serta belum pernah ada sebelumnya ini," pungkas Andrea penuh syukur.