JATIMTIMES - Korban luka bakar menjalani perawatan medis secara intensif usai terdampak ledakan diduga petasan pada Minggu (24/5/2026) di Singosari, Kabupaten Malang. Selain satu korban kritis akibat mengalami luka bakar, lima korban lainnya juga mengalami luka-luka saat rumah satu keluarga di Kecamatan Singosari tersebut rusak terdampak ledakan.
Data kepolisian mengungkapkan, satu korban yang mengalami luka berat tersebut merupakan seorang pria berusia 26 tahun berinisial A. "Korban mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya," ujar Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainuddin, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga : Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Temukan Pesan di Ponsel Korban
Sementara lima korban lainnya mengalami luka sedang. Yakni berupa luka lecet di beberapa bagian, termasuk di kaki hingga kepala.
Kelima korban tersebut diketahui merupakan satu keluarga dari korban luka bakar berinisial A. Yakni mulai mertua, adik ipar, istri hingga anak dari korban luka bakar berinisial A. Masing-masing korban luka-luka tersebut berinisial Y (52), N (25), M (15), K (3), dan F (10). "Para korban luka sedang tersebut mengalami luka lecet," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, peristiwa ledakan dahsyat terjadi di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Minggu (24/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Dugaan sementara, ledakan tersebut bersumber dari petasan.
Selain mengakibatkan enam anggota keluarga mengalami luka-luka, ledakan yang memiliki daya ledak tinggi tersebut juga mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak.
Sementara itu, rumah yang dihuni satu keluarga yang mengalami luka bakar hingga lecet tersebut mengalami kerusakan paling parah. Rumah itu porak-poranda hingga nyaris rata dengan tanah.
Baca Juga : Ledakan Diduga Petasan di Singosari: Rumah Porak-poranda, 6 Korban Luka-luka
Hingga hari ini, Selasa (26/5/2026), pihak kepolisian masih menyelidiki sumber ledakan. Penyelidikan turut melibatkan personel gabungan dari Polres Malang dan Polda Jawa Timur serta sejumlah unsur kepolisian terkait.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, rumah yang rusak mengalami kerugian material yang ditaksir kurang lebih mencapai Rp125 juta.
Korban luka bakar hingga saat ini masih menjalani penanganan medis secara intensif di rumah sakit. Sedangkan lima korban lainnya telah diperkenankan pulang usai sempat menjalani perawatan di rumah sakit. "Kejadian ledakan yang diduga berasal dari petasan tersebut sampai dengan saat ini masih dalam penyelidikan," pungkas Zainuddin.