JATIMTIMES - Bayi berjenis kelamin laki-laki diduga dibuang di pinggir jalan raya pada kawasan Makam Sanggrahan, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hingga hari ini, Sabtu (16/5/2026), peristiwa penemuan bayi tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun JatimTIMES, peristiwa penemuan bayi tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) menjelang siang. Bayi malang tersebut ditemukan pertama kali dalam kondisi hidup namun dengan keadaan lemah lantaran terbungkus kresek berwarna hitam.
Baca Juga : Fakta Geologi Pulau Madura: Ternyata Simpan Jalur Sesar Purba dan Potensi Migas
"Penemuan bayi di daerah Makam Sanggrahan. Jenis kelamin laki-laki. (Ditemukan, red) merintih, tali pusar belum terpotong, terbungkus kresek hitam. BB (berat badan) 2,6 kilogram, panjang 48 sentimeter," ujar keterangan beberapa warga yang dihimpun JatimTIMES.
Ketika dikonfirmasi, Panit Reskrim Polsek Bululawang Aipda Wahyu K. Widargo membenarkan informasi yang didapat JatimTIMES ihwal adanya penemuan bayi tersebut. Ia menyebut, hingga kini peristiwa dugaan pembuangan bayi tersebut masih dalam penyelidikan.
"Betul, kemarin secara resmi sudah kami sampaikan ke pimpinan Polres Malang," ujarnya saat dikonfirmasi disela-sela penyelidikan, Sabtu (16/5/2026) malam.
Berdasarkan laporan yang dihimpun polisi, kronologi penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang tersebut bermula pada Jumat (15/5/2026). Saat itu, sekitar pukul 11.00 WIB, bayi malang yang diduga dibuang setelah dilahirkan tersebut ditemukan warga di sebuah gerobak.
"Sekitar jam 11.00 WIB, bayi tersebut diletakkan di rombong gerobak depan warung tepi jalan. Lokasinya ada di depan Makam Sanggrahan, Wandanpuro, depannya Pom Bensin Bululawang," bebernya.
Peristiwa penemuan bayi tersebut kemudian dilaporkan oleh warga kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian bergegas mendatangi lokasi kejadian.
"Bayi tersebut dimasukkan ke dalam kresek dengan kondisi masih ada tali pusar, ari-arinya. Setelah ditemukan warga dan dilaporkan ke petugas, bayi tersebut akhirnya kami bawa ke puskesmas," tuturnya.
Meski ditemukan pertama kali dalam kondisi yang memprihatinkan, namun bayi tersebut dalam keadaan masih hidup ketika di evakuasi ke Puskesmas Bululawang. "Ditemukan di dalam kresek, masih hidup, ada kain putihnya. Kemudian tali pusar atau ari-arinya juga masih ada," imbuhnya.
Baca Juga : 6 Kebun Teh di Jawa Timur yang Cocok Jadi Destinasi Libur Long Weekend Mei 2026
Belakang diketahui, saat mendapatkan penanganan intensif dari petugas kesehatan di Puskesmas Bululawang, kondisi kesehatan bayi tersebut terus menurun. "Waktu awal ditemukan, kondisinya lemah. Kemudian diperiksa sama bidan, perawat, dan memang kondisi bayi laki-laki tersebut lemah," imbuhnya.
Wahyu menyebut, ciri-ciri bayi yang diduga dibuang tersebut sama seperti keterangan warga yang dihimpun JatimTIMES. Yakni bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 48 sentimeter.
"Setelah ada informasi penemuan bayi, kami kemudian mencari informasi dari saksi-saksi yang menemukan bayi tersebut," imbuhnya.
Selain menggali keterangan dari sejumlah saksi, polisi juga turut memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk memburu keberadaan terduga pelaku pembuangan bayi tersebut. Polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan.
"Kami juga sedang menelusuri CCTV di kanan-kiri pada sepanjang jalan tersebut (sekitar TKP, red). Barang kali ada tanda-tanda atau mungkin ciri-ciri diduga pelaku yang membuang bayi tersebut," pungkasnya.