free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Jember Masuk Ancaman Megatrust, BPBD Sebut 7 Kecamatan Rentan Bencana

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : A Yahya

26 - Apr - 2026, 18:57

Loading Placeholder
Kepala BPBD Jember Drs. Edy B Susilo saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan

JATIMTIMES - Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember di kawasan wisata PPG Hutan Pinus Kecamatan Silo Jember, juga menjadi pelatihan EWS (Early Warning System) bagian relawan BPBD. Pelatihan ini diperlukan, karena Kabupaten Jember berada di zona gempa bumi raksasa atau Megatrust, yang berada di sepanjang pantai selatan Jember. 

Kepala BPBD Jember Drs. Edy Budi Susilo, kepada wartawan menyatakan, bahwa wilayah Jember memiliki kerentanan terhadap berbagai jenis bencana, seperti tanah longsor, banjir, dan gempa bumi. 
"Kabupaten Jember, termasuk daerah yang rentan terkena bencana, dan masuk zona yang dekat dengan lempengan bumi atau Megatrust di pantai selatan, sehingga bencana tsunami sewaktu-waktu bisa terjadi, oleh karenanya pelatihan tanggap bencana sangat diperlukan," ujar Drs. Edy Budi Susilo.

Baca Juga : Rumah Diserbu Semut? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengusirnya Menurut Ahli

Tidak hanya itu, mantan Kepala Diskominfo era Bupati Samsul Hadi Siswoyo ini juga menyebutkan, jika selain bencana tsunami bencana banjir, tanah longsor dan kekeringan, juga memungkinkan terjadi di Jember.

Sedangkan untuk ancaman Megatrust, Kepala BPBD menyebut, ada 7 kecamatan yang paling rawan terdampak. "Saat ini, kami memetakan, ada 7 kecamatan yang rawan mengalami efek megatrust, yakni Kecamatan Tempurejo, Ambulu, Wuluhan, Gumukmas, Puger, Kencong dan Jombang, namun kami berdoa dan berharap, semoga bencana ini tidak terjadi," jelasnya. 

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana. 

Tidak hanya itu, adanya apel HKB 2026, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini. Dengan adanya pelatihan langsung dan simulasi lapangan, para relawan diharapkan semakin terampil dan sigap dalam menghadapi kondisi darurat.

Baca Juga : HKB 2026 Perkuat Budaya Sadar Bencana dan Ketangguhan Nasional

Melalui kegiatan ini, BPBD Jember menegaskan komitmennya dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas komunitas demi keselamatan bersama. (*)


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---