JATIMTIMES - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Hotel Swiss-belinn Malang kembali menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda. Tahun ini, manajemen hotel memperkenalkan konsep Kampung Ramadan yang dikemas lebih merakyat, sarat budaya, dan kaya pilihan aktivitas.
Dalam konsep tersebut, Swiss-belinn Malang menyiapkan sekitar 100 menu tradisional Nusantara yang akan berganti setiap hari.
Baca Juga : Hutang Puasa 2 Kali Ramadan Belum Dibayar? Ini Cara Menggantinya Menurut Syariat Islam
Ragam hidangan itu diperkuat dengan kehadiran tiga ikon stall andalan. Ada Mbok Mendol dengan sajian khas Jawa sambelan, Sam Kirun yang menawarkan berbagai varian nasi goreng, serta Cak Sule yang menyuguhkan menu bakaran favorit pengunjung.
Tak hanya soal kuliner, Swiss-belinn Malang juga menyiapkan berbagai kejutan menarik selama Ramadan. Setiap pekan, pengunjung berkesempatan mengikuti undian dengan hadiah paket liburan ke sejumlah destinasi favorit seperti Bali, Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya.
General Manager Swiss-belinn Malang, Gunawan Tri Darma Putra, mengatakan bahwa konsep Kampung Ramadhan ini dihadirkan sebagai strategi untuk meningkatkan kunjungan sekaligus tingkat hunian hotel selama Ramadan. Salah satu daya tarik utamanya adalah pertunjukan lomba patrol yang digelar setiap hari menjelang waktu berbuka puasa.
"Budaya patrol mungkin sudah banyak yang tidak melakukan lagi sehingga mungkin juga banyak anak sekarang yang tidak tahu sehingga kami hadirkan di hotel Swiss-belinn di bulan ramadhan tahun ini. Kemudian kita juga akan gelar permainan untuk mengisi waktu menjelang berbuka (ngabuburit) yang dapat dinikmati semua pengunjung Swiss-belinn di ramadhan nanti," ungkap Gunawan.
https://risetcdn.jatimtimes.com/images/2026/01/29/8e1a2317a7d8.jpg
Selain hiburan bernuansa tradisi, Swiss-belinn Malang juga menawarkan pengalaman ngabuburit yang tak biasa melalui fasilitas kolam pancing. Aktivitas ini disebut Gunawan sebagai alternatif baru bagi pengunjung yang ingin menunggu waktu berbuka dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan.
"Cukup Rp 25 ribu untuk sewa pancing dan umpan, tapi kalau bawa pancing sendiri gratis. Setiap ikan yang berhasil ditangkap akan ditimbang dimana setiapn ons hanya Rp 7.000,- tetapi jika dimasakkan pesmol, bakar atau goreng harganya per ons 17 ribu," ungkap Gunawan.
Baca Juga : Kalender Jawa Weton Jumat Pahing 30 Januari 2026: Jangan Nekat Bepergian
Kolam pancing yang telah beroperasi sejak awal 2025 itu, lanjut Gunawan, mendapat respons positif dari masyarakat Malang Raya. Tak sedikit pula tamu yang menginap di Swiss-belinn memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai bagian dari pengalaman menginap mereka.
"Jadi bisa memancing di hotel itu sulit, kayaknya hanya di Swiss-belinn deh yang ada, dan pengalaman harus bisa memancing ikan dulu untuk bisa makan itu kan sesuatu ya. Kalau langsung datang ke tempat penjual lalapan, ya beda dengan makan ikan hasil tangkapan sendiri," ujar Gunawan.
Untuk harga paket iftar, Swiss-belinn Malang mematok tarif Rp 115 ribu per orang pada hari pertama hingga hari ke-10 Ramadan. Sementara mulai hari ke-11 dan seterusnya, harga menjadi Rp 130 ribu per orang. Menariknya, pengunjung juga berhak mendapatkan diskon 15 persen bagi pemegang kartu Bank Mandiri.
Dengan perpaduan kuliner tradisional, hiburan budaya, hingga aktivitas unik seperti memancing, Kampung Ramadhan Swiss-belinn Malang diharapkan menjadi destinasi favorit berbuka puasa sekaligus ngabuburit selama Ramadan tahun ini.