JATIMTIMES - Para siswa SD-SMP di Jombang tetap masuk sekolah selama bulan Ramadan. Hanya, mereka hanya belajar selama 5 jam saja setiap hari.
Ketentuan proses belajar mengajar di bulan Ramadan telah diputuskan melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang. Dalam surat edaran itu, siswa SD-SMP akan belajar di rumah pada 27 Februari-5 Maret 2025.
Baca Juga : 30 Malam Penuh Makna: Mengurai Keistimewaan Salat Tarawih dalam Durratun Nasihin
"Kemudian tanggal 6-25 Maret kegiatan belajar dilaksanakan di sekolah. Lalu 26 Maret sampai 8 April, siswa menjalani libur hari raya," kata Plh Kepala Disdikbud Jombang Wor Windari, Jumat (28/02/2025).
Diungkapkan Wor, jam belajar mengajar selama Ramadan akan dikurangi. Dari semula pukul 07.00-15.00 WIB, selama Ramadan mereka hanya belajar 5 jam, mulai pukul 07.00-12.45 WIB.
"Itu Senin-Kamis. Sedangkan, kalau Jumat siswa SMP pulang pukul 12.05 WIB. Sedangkan SD pulang pukul 10.15 WIB," bebernya.
Pada bulan Ramadan ini, siswa juga akan mengikuti kegiatan sekolah selama 5 hari saja. Kegiatan di sekolah meliputi kajian keislaman, tadarus Al-Quran, pondok Ramadan dan pembayaran zakat fitrah.
Baca Juga : 15 Wisata Alam Vietnam yang Mirip Malang, Wajib Dikunjungi!
"Sedangkan untuk yang beragama selain Islam, diminta untuk melaksanakan kegiatan pembimbingan rohani dan kegiatan kegaamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing," pungkasnya.