JATIMTIMES – Bupati Blitar Rijanto turut serta dalam retreat kepala daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Program yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 ini menjadi ajang pembekalan kepemimpinan bagi kepala daerah dalam menghadapi tantangan pemerintahan.
Retreat ini menghadirkan sejumlah narasumber dari jajaran kementerian dan lembaga tinggi negara. Pada Rabu, 26 Februari 2025, para kepala daerah mendapatkan pengarahan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Dalam sesi tersebut, Wapres menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah harus diperkuat agar kebijakan strategis dapat berjalan optimal di tingkat lokal.
Baca Juga : Jawa Timur Siap Laksanakan Ground Check DTSEN, Pastikan Data Akurat dan Kredibel
Selain pengarahan dari Wakil Presiden, sesi pembekalan juga diisi oleh paparan dari Menteri Kebudayaan, Menteri Hukum dan HAM, serta Menko Polhukam. Pembahasan mencakup kebijakan strategis di bidang pemerintahan, keamanan, hingga pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan bahwa retreat ini tidak sekadar forum diskusi, tetapi juga wahana untuk membangun soliditas antar kepala daerah. "Pembekalan ini menitikberatkan pada kepemimpinan berbasis disiplin dan ketahanan, agar kepala daerah memiliki kesiapan dalam menjalankan roda pemerintahan," ujar Tito dalam keterangannya.
Bupati Blitar Rijanto menilai retreat ini sebagai kesempatan penting untuk memperkuat wawasan kepemimpinan. Menurutnya, kepala daerah perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif. "Retreat ini menjadi ajang refleksi bagi kami, para kepala daerah, untuk meningkatkan disiplin dan komitmen dalam menjalankan amanah rakyat," ujarnya, Rabu (26/2/2025).
Dalam forum ini, para kepala daerah mendapatkan materi tentang Asta Cita—visi kepemimpinan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, mereka juga mendalami strategi pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta reformasi birokrasi sebagai upaya menciptakan pemerintahan yang akuntabel.
Retreat di Akmil Magelang ini juga memberikan pengalaman kepemimpinan berbasis kedisiplinan militer. Para kepala daerah menjalani rangkaian kegiatan yang mengasah ketahanan fisik dan mental, sebagai bagian dari latihan kepemimpinan yang berorientasi pada ketegasan dan integritas.
Baca Juga : Datangi Wabup Ahmad Baharudin, Yayasan Sentono Dalem Majan Bahas Soal Pendopo Kanjengan
Bupati Rijanto menambahkan bahwa pembekalan ini akan menjadi modal berharga dalam mengelola Kabupaten Blitar. "Kami ingin memastikan bahwa tata kelola pemerintahan di Blitar semakin solid, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima," katanya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara daerah dan pusat agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Pemerintah pusat berharap, melalui retreat ini, kepala daerah dapat semakin adaptif dalam menghadapi dinamika pemerintahan. Dengan pembekalan yang komprehensif, diharapkan mereka mampu menerapkan kebijakan secara tepat dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Bagi Kabupaten Blitar, keikutsertaan Bupati Rijanto dalam retreat ini menandai langkah konkret untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Dengan bekal yang diperoleh, diharapkan Blitar semakin maju dan berdaya saing dalam pembangunan daerah.