JATIMTIMES - Gelaran Pawai Budaya Kelurahan Tlogomas, Minggu (23/2/2025) disambut antusias oleh seluruh masyarakat. Terutama bagi masyarakat Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan banyaknya masyarakat yang memadati tepi jalan sepanjang rute pawai.
Selain itu, pawai budaya yang telah dinanti sejak terakhir digelar pada 2019 ini juga menyebabkan sejumlah ruas jalan macet. Namun ternyata, masyarakat memang telah menantikan event yang seharusnya digelar rutin dua tahun sekali ini.
Baca Juga : Meriah, 2.500 Warga Ramaikan Pawai Budaya Kelurahan Tlogomas
"Dulu kan seingat saya pawai budaya ini rutin (digelar) ya. Bahkan juga menjadi salah satu event yang ditunggu. Namun saat Covid-19, itu kan tidak boleh ada kerumunan, termasuk event ini," jelas warga Kelurahan Merjosari, Ahmad Taufiq.
Pantauan di lokasi, pawai budaya tersebut masih berlangsung hingga pukul 14.45 WIB. Sejumlah ruas jalan pun dibuat macet lantaran ada beberapa titik yang ditutup untuk digunakan sebagai rute bagi peserta pawai.
Rute yang dilalui yakni diawali dari Perumahan Bukit Hijau, kemudian berlanjut ke Jalan Raya Tlogomas, Jalan Batu Permata, Jalan Yaqut, Jalan Zamrud, Jalan Kecubung, Jalan Tlogo Wulan, Jalan Tlogo Suryo, Jalan Tlogo Sari dan akan finish di Jalan Tlogo Indah.

Sedangkan beberapa titik kemacetan terjadi di Jalan Raya Tlogomas, Jalan Tlogo Indah, Jalan Tlogo Suryo. Ruas jalan ini memang menjadi rute yang dilalui peserta pawai. Sementara titik lain yang turut terdampak macet seperti di Jalan Joyo Tambakasri, Jalan Joyo Agung, Jalan Merjosari dan ada beberapa titik lain yang turut terimbas macet.
Dalam pawai tersebut, tercatat ada sebanyak 9 peserta yang berasal dari perwakilan masing-masing RW di Kelurahan Tlogomas. Kendati hanya 9 RW, diperkirakan ada sebanyak 5.000 masyarakat yang turut terlibat dalam pawai tersebut.
Pantauan di lokasi, penampilan peserta memang sangat menyita perhatian masyarakat. Mulai dari penampilan tari kolosal, aksi teatrikal hingga suguhan drama yang ditampilkan dan dikemas menarik meskipun dalam waktu singkat.
Baca Juga : Jadwal Tayang dan Link Nonton Undercover High School Episode 1 dan 2
Dalam pawai kali ini, panitia telah membagi setiap peserta untuk bisa membawakan 9 tema yang berbeda-beda. Kesembilan tema tersebut yakni Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Singosari, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Islam Demak, Kerajaan Mataram Islam era Sultan Agung, masa VOC, masa penjajahan Jepang, masa transisi kemerdekaan, masa orde baru hingga masa saat ini.