JATIMTIMES - Puncak Bersih Desa Kelurahan Tlogomas berlangsung pada Minggu, 23 Februari 2025. Pawai Budaya tersebut melibatkan 2.500 warga Kelurahan Tlogomas.
Pawai Budaya ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bersih Desa 2025 yang dimulai sejak 11 Februari lalu.
Baca Juga : 146 Gempa Bumi Terjadi di Jatim dan Sekitarnya Jelang Akhir Februari
“Pawai Budaya ini menjadi salah satu rangkaian bersih desa Kelurahan Tlogomas. Kita mengambil tema, Dari Kanjuruhan Awal Peradaban Nusantara,” kata Ketua Pelaksana Bersih Desa Kelurahan Tlogomas, Tarmuji.
Tarmuji menjelaskan ada sebanyak 9 sub tema yang akan digunakan. Sembilan sub tema itu nantinya akan dibawakan oleh masing-masing peserta dari Rukun Warga (RW).
Kesembilan tema tersebut yakni Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Singosari, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Islam Demak, Kerajaan Mataram Islam era Sultan Agung, masa VOC, masa penjajahan Jepang, masa transisi kemerdekaan, masa orde baru hingga masa saat ini.
“Masing-masing kontingen atau peserta sudah diploting untuk sub tema. 9 RW itu dibagi dalam sub tema tersebut,” kata Tarmuji.

Tarmuji menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih memang untuk menampilkan hiburan dan yang memiliki sejarah. Sehingga hal itu juga dapat memberikan edukasi bagi masyarakat.
“Kami berupaya menampilkan pawai ini menjadi sesuatu yang ada nilai sejarah, edukasi ke warga juga harapannya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat,” beber Tarmuji.
Pawai Budaya itu diharap juga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. Mulai sektor UMKM hingga Ekraf.
Baca Juga : RSUD Besuki Diduga Teledor, Tenaga Medis Berisiko Terinfeksi Penyakit Menular
“Harapan panitia, event ini menjadi sarana pengembangan ekonomi kreatif. Karena diproyeksikan banyak yang mendapatkan dampak positif atas event yang digelar. Termasuk pengembangan UMKM,” tukas Tarmuji.
Sebagai informasi, sejak pukul 7.30 WIB, warga sekitar rute yang dilintasi Pawai Budaya mulai memadati area. Lalu lintas pun telah amankan oleh personel gabungan mulai dari TNI, Polri, Dishub hingga Linmas Kelurahan Tlogomas.