free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hiburan, Seni dan Budaya

Pawai Budaya Kelurahan Tlogomas, Masyarakat Diimbau Pilih Jalan Alternatif

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

13 - Feb - 2025, 12:59

Loading Placeholder
Lurah Tlogomas, Arwanto. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).

JATIMTIMES - Jelang Pawai Budaya Kelurahan Tlogomas pada 23 Februari 2025 mendatang, persiapan terus dilakukan. Salah satunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rute-rute yang akan dilalui oleh para peserta pawai yang digelar dengan berkolaborasi bersama JatimTIMES ini. 

Berdasarkan informasi yang didapat JatimTIMES, pawai tersebut akan melalui sejumlah ruas jalan di sekitar Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru. Untuk itu, pihak panitia mengimbau masyarakat untuk bisa memilih jalan alternatif jika memiliki kepentingan pada 23 Februari 2025 mendatang. 

Baca Juga : Gua di Indonesia Ini Diklaim Bisa Tembus Mekkah Cuma Jalan Kaki

"Dan masyarakat pengguna, kami mohon maaf, kami beserta jajaran berusaha semaksimal mungkin mengurangi dampak negatif," tegas Lurah Tlogomas, Arwanto. 

Rute yang akan dilalui yakni diawali dari Perumahan Bukit Hijau, kemudian berlanjut ke Jalan Raya Tlogomas, Jalan Batu Permata, Jalan Yaqut, Jalan Zamrud, Jalan Kecubung, Jalan Tlogo Wulan, Jalan Tlogo Suryo, Jalan Tlogo Sari dan akan finish di Jalan Tlogo Indah. 

"Pawai budaya ini sebagai salah satu wujud mengungkapkan rasa kerinduan dan rasa syukur dan perasaan senang. Terkait dengan apa yang salama ini diterima. Pawai bersih desa adalah puncak dari serangkaian kegiatan bersih desa," kata Arwanto. 

Arwanto mengatakan, pada Pawai Budaya kali ini, pihaknya berusaha untuk tidak sekadar menyajikan hiburan kepada masyarakat, termasuk bagi para peserta. Untuk itulah dalam gelarannya, pihaknya juga menentukan tema bagi setiap peserta yang ikut dalam pawai. 

"Jadi tidak sekadar mengungkapkan rasa senang dan syukur. Seperti yang diimbau oleh Kasat Lantas, jadi selain bisa memberikan suatu hiburan, bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat, walaupu saat event pasti ada sedikit (gangguan) pada pengguna jalan yang lain," terang Arwanto.

Menurutnya, event tersebut sebenarnya event yang rutin digelar dua tahun sekali. Namun, adanya beberapa kendala yang tak bisa dihindari, membuat pawai budaya tersebut baru dapat digelar pada tahun 2025 ini, setelah terakhir digelar pada tahun 2019 lalu. 

Flyer Pawai Budaya Kelurahan Tlogomas.(Foto: Istimewa).

"Antara lain covid dan dinamika politik, kan ada Pemilu. Sehingga event ini rentang waktunya 5 tahun terkahir 2019. Jadi mungkin ada euforia dari warga dan peserta, jadi kami imbau peserta mentaati tata tertib yang sudah disusun oleh panitia," jelas Arwanto. 

Baca Juga : Tingkat Gemar Membaca Kota Malang Tertinggi Kedua di Jatim

Dirinya juga mengimbau agar seluruh peserta dapat mematuhi seluruh tata tertib dari panitia. Termasuk dalam membawakan kostum dan penampilan saat pawai budaya berlangsung. Salah satu yang ia imbau adalah peserta tidak diperkenankan menggunakan sound system dengan kapasitas yang berat. 

"Pastinya kami sudah melarang dan mengimbau penggunaan sound horeg, karena sudah ditekankan oleh petugas. Dan diharapkan, para peserta dalam hal ini yang dinaungi ketua RW untuk memahami itu. Dengan harapan meminimalisir gangguan yang mungkin timbul," imbuhnya.  

Arwanto berharap agar kedepannya event tersebut bisa menjadi role model untuk event-event yang digelar di tahun-tahun selanjutnya. Baik dari sisi persiapan, keterlibatan masyarakat hingga dampak perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. 

"Harapan saya dengan kondisi demografi yang ada, ini menjadi role model untuk kedepannya. Terkait persiapan, masyarakat yang terlibat hingga perputaran ekonomi di setiap wilayah. Jadi diupayakan menjalankan dengan tertib dengan peraturan yang ditetapkan," pungkasnya. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya

--- Iklan Sponsor ---