JATIMTIMES - Proses recovery kawasan Pasar Comboran paska kebakaran masih terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Peristiwa yang terjadi pada 13 September 2024 lalu itu menghanguskan bagian atap di Pasar Baru Barat.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, perbaikan akan mulai dilakukan pada bulan ini. Namun khusus untuk bagian atap saja. Sedangkan untuk keseluruhan bangunan, rencananya akan dilakukan pada 2025 mendatang. Dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan kurang lebih mencapai Rp 2 miliar.
Baca Juga : MPP Kota Blitar Akan Dibuka Desember, Beberapa Sarana Prasarana Masih Dalam Pembangunan
"Karena kan di lantai 3 itu 100 persen rusak parah, atapnya sudah hilang dan untuk perbaikan keseluruhan membutuhkan anggaran sebesar Rp 2 miliar," ujar Eko.
Untuk perbaikan tersebut nantinya akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang. Dalam perbaikannya, di bagian dalam Pasar Comboran juga akan dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“Pembersihan itu sudah dilakukan, tapi kita juga ada bantuan untuk perbaikan atap. Untuk pembangunan yang lebih mengarah ke perbaikan itu di tahun 2025," terang Eko.
Sementara untuk perbaikan bagian atap tersebut akan dilakukan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024. Dan besarannya diperkirakan mencapai Rp 170 juta.
"Kalau itu (anggaran perbaikan atap) tidak besar, sekitar Rp 170 juta. Kalau keseluruhan (bangunan) sekitar Rp 2 Miliar. Tapi itu nanti tahun 2025," tutur Eko.
Baca Juga : Diikuti 8 Negara, Atlet Sepeda Downhill Lokal dan Internasional Bakal Beradu Cepat di Gunung Klemuk
Sebagai informasi, kebakaran yang terjadi di Pasar Comboran Baru Barat itu sudah sejak bulan September 2024 lalu. Saat ini para pedagang juga sudah mulai berjualan di tempat relokasi yang ada di lantai 2 dalam pasar tersebut.
“Sementara pedagang bisa berjualan di lantai dua itu, karena mereka juga butuh untuk menghidupi keluarganya. Untuk bantuan modal masih dalam pembahasan, sementara untuk bantuan sembako sudah kami berikan,” imbuh Eko.