free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Kualitas Buruk, Baru Sebulan Digunakan Proyek Sanitasi Banyak Rusak

Penulis : Satria Romadhoni - Editor : A Yahya

02 - Nov - 2024, 20:21

Loading Placeholder
Kondisi lantai dan dinding yang retak hingga bocor.(foto satria for JatimTimes)

JATIMTIMES - Pemerintah telah menggelontorkan program Pembangunan Tangki Septik Skala Individual Perdesaan atau dikenal program sanitasi sumber dana DAK Fisik APBN tahun 2024. 

Sayangnya, program sanitasi ini belum dirasakan dengan baik oleh sejumlah warga masyarakat di Desa Kartoharjo Kabupaten Ngawi selaku penerima manfaat bantuan proyek tersebut. Sejumlah pembangunan hasil proyek tersebut kondisi bangunannya  sudah retak dan bocor. Padahal, pekerjaan baru diselesaikan tiga bulan lalu.

Baca Juga : Bantuan Beras untuk Korban Puting Beliung, Tim RINDU Laporkan Rijanto-Beky ke Bawaslu

Sebut saja Mila, menuturkan kepada awak media ini mengeluhkan hasil pengerjaan proyek lantaran air kamar mandinya merembes keluar karena lantai  retak. Padahal proyek pengerjaan baru dilaksanakan bulan Agustus lalu. Tak hanya itu, penerima manfaat juga membeberkan harus keluar dana sendiri untuk biaya tenaga menggali septik.

"Sebenarnya untuk pengalian septik memang dibebankan yang punya rumah, mau digali sendiri atau pakai tukang, itu terserah yang punya rumah jadi kalau galian sudah siap maka segera dibangun, " terang Mila kepada awak media ini. 

Lebih lanjut, Mila membeberkan untuk proses penggalian Tangki Septik dilaksanakan oleh suami dan orangtua laki-lakinya. Itupun keduanya hanya mendapatkan upah sebesar seratus ribu rupiah oleh ketua Kelompok Swakelola Masyarakat. 

Tak hanya itu, penerima manfaat juga ingin menambahkan besi penguat pada kontruksi bangunan lantaran kondisi tanah di wilayahnya labil, namun hal itu justru ditolak pelaksanaan pengerjaan proyek dan harus menunggu dua tahun lagi untuk merombak atau renovasi struktur bangunan.

"Sebenarnya pas kumpulan kemarin kita mau nambah besi sendiri tapi tidak boleh, katanya minimal harus 2 tahun lagi kalau mau ditambah besi. Jadi sekarang kamar mandi digunakan airnya merembes, keluar dari celah-celah dinding," terang Mila dengan melas. 

Sementara, ketua Kelompok Swakelola Masyarakat (KSM) Yanti saat dikonfirmasi membenarkan akan perihal itu. " Ya benar, memang kita beri kebebasan penerima manfaat untuk mengerjakan sendiri galian tangki septik. Jadi kita bebaskan mau jadi satu dengan tukang atau digali sendiri untuk   memang segitu seratus ribu itu," jelas Yanti Jumat( 01/11/24).

Terkait sejumlah kerusakan yang terjadi, Yanti yang juga salah satu anggota BPD Desa Kartoharjo mengaku sudah melakukan perbaikan. 

Baca Juga : Pemkab Blitar Gerak Cepat Tangani Amblesnya Ruas Jalan Jembatan Dawuhan

"Kami sudah memperbaiki 3 titik kemarin, untuk anggaran tukang memang dianggarkan 1,3 juta rupiah jadi kalau mau dikerjakan sendiri kami kasih seratus ribu," terangnya lebih lanjut. 

Secara teknis Yanti menjelaskan, ia bersama anggota kelompok mengelola dan menyediakan bahan bangunan serta mencarikan pekerja.  

Saat ditanya perihal anggaran yang dikeluarkan untuk biaya perbaikan 3 titik, Yanti mengaku tak tahu berapa yang telah dikeluarkan. 

"Kami tanya sama pemilik rumah tersebut ini gimana mau diperbaiki sendiri, atau gimana dan mereka mengaku tak ada dana untuk memperbaiki, jadi ya kami yang bantu memperbaiki untuk uangnya darimana ya nanti dipikirkan bersama, kemarin saya minta pak Yatno anggota kelompok menghandle, " Pungkasnya.

Seperti diiketahui, Desa Kartoharjo  mendapat program DAK 2024 melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ngawi senilai 467,5 juta rupiah untuk 50 titik penerima manfaat atau anggaran dana senilai 9,5 juta rupiah untuk satu titik program sanitasi.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Satria Romadhoni

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---