JATIMTIMES - Mendapatkan tugas memenangkan pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Jawa Timur (Jatim) dan paslon bupati-wakil bupati Banyuwangi yang nomor urutnya berbeda menjadi tantangan bagi pengurus, kader dan tim pemenangan PDI Perjuangan untuk bekerja maksimal di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh HM. Eko Sukartono, koordinator tim pwmenangan paslon gubernur-wakil gubernur Jatim nomor urut 3 Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta atau (Risma-Gus Hans) di Kampus Untag 45 Banyuwangi pada Rabu (30/10/2024).
Baca Juga : Tom Lembong Jadi Tersangka, Anies Baswedan: Tom Orang yang Lurus dan Tidak Suka Neko-neko
Eko Sukartono mengatakan, di Kabupaten Banyuwangi pihaknya mendapat tugas dari DPP PDI Perjuangan untuk memenangkan paslon Ipuk Fiestiandani-H Mujiono atau Ipuk-Mujiono yang mendapatkan nomor urut 1.
“Kita di DPC sesuai dengan instruksi ketua supaya semua jajaran maksimal untuk sosialisasi di lapangan. Kalau tidak maksimal tentunya sulit. Karena di lapangan sekarang muncul penggabungan gambar paslon provinsi dan kabupaten nomor 2,” ujar Eko.
Namun dengan militansi jajaran pengurus, kader dan tim pemenangan PDI Perjuangan menilai posisi penggabungan paslon tersebut dinilai tidak terlalu berpengaruh.
Lebih lanjut dia mengungkapkan setiap hari jajaran pengurus, kader, tim pemenangan PDI Perjuangan dan relawan Risma-Gus Hans mengadakan acara minimal di dua titik dengan jumlah peserta sekitar 100 orang.
“Sekarang yang diperintahkan oleh ketua DPC agar semua jajaran pengurus dan kader serta caleg yang belum berhasil dalam pileg untuk bersama-sama melakukan sosialisasi,” imbuhnya.
Dalam kampanye Pilkada serentak Tahun 2024, PDI Perjuangan tidak menggelar kampanye akbar yang melibatkan banyak massa.”Hal tersebut berdasarkan evaluasi kampanye Ganjar-Mahfud yang dinilai membutuhkan biaya yang cukup besar namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan,” tambah Eko.
Baca Juga : Jadi Tersangka Kasus Korupsi Izin Impor Gula, Segini Harta Kekayaan Tom Lembong
Soal target perolehan suara untuk paslon Ipuk-Mujiono, PDI Perjuangan optimis mampu meraih 70 persen suara masyarakat Banyuwangi.
Sedangkan untuk paslon gubernur-wagub Jatim Risma-Gus Hans, estimasi saat ini sekitar 45 persen dan terus diupayakan untuk bergerak naik dan mampu mengantarkan paslon tersebut menjadi pemenang di Pilkada serentak 2024.
Kehadiran Risma ke Banyuwangi beberapa waktu lalu memberikan dampak yang signifikan meskipun yang bergerak para relawan dan tentunya di-support oleh salah seorang anggota DPR RI asal PDI Perjuangan.