JATIMTIMES - Ribuan masyarakat Kota Batu dan wisatawan disuguhi puluhan kendaraan berhias bunga di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kota Batu, Minggu (27/10/2024). Mereka adalah barisan peserta yang berpartisipasi dalam Batu Art Flower Carnival 2024.
Para peserta merupakan kontingen dari instansi-instansi Pemkot Batu, BUMD, hingga desa dan kelurahan. Tak ingin melewatkan momen tersebut, mereka memamerkan keunggulan daerahnya masing-masing kepada para penonton.
Baca Juga : Diduga Mengantuk, Toyota Innova Tabrak Dua Roda Empat, Pejalan Kaki dan Pengayuh Sepeda Angin di Malang
Setiap kontingen memulai pawai mobil hias dari Balai Kota Among Tani, lalu menunjukkan potensi dan atraksinya di hadapan Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan forkopimda di depan panggung kehormatan di depan rumah dinas wali kota Jalan Panglima Sudirman.
Masing-masing peserta menampilkan mobil hias yang dihiasi dengan bunga sesuai dengan tema yang diusungnya. Meski cuaca cukup terik, para peserta menampilkan yang terbaik di hadapan ribuan peserta.
Menurut pantauan di lokasi, masing-masing kontingen menyuguhkan kreasi mobil hias yang sangat beragam. Di antaranya replika taman, replika bangunan candi hingga pasar induk Kota Batu.
Kelurahan Sisir menampilkan tema Kembang Banyu. Menyuguhkan tarian-tarian tradisional, dengan mobil rangkaian bunga serta apel sebagai ikon utama. Lengkap dengan air mancur sebagai gambaran tema Kembang Banyu yang dibawakan.
Selain itu, ada kontingen Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu dengan tema Ati Lego. Dinas yang banyak menangani infrastruktur itu memanfaatkan kendaraan berat ekskavator yang dibuat menyerupai sebuah replika besar dinosaurus. DPUPR membawa pesan agar masyarakat mendukung pembangunan berkelanjutan Kota Wisata Batu.

Ada juga kontingen Kelurahan Temas. Mereka membawakan tema lingkungan dengan pesan kuat tentang kesadaran akan kelestarian alam. Sebuah mobil hias berbentuk lalat dan diikuti parade kostum mengajak masyarakat untuk sadar terhadap pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah. Mereka juga membawa tarian dengan judul Sapu Jagad.
"Tahun 2024 merupakan tahun ketiga even ini diselenggarakan untuk merayakan HUT Ke-23 Kota Batu. Antusiasme masyarakat dan peserta luar biasa," ungkap Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batu Sintiche Agustina Pamungkas saat ditemui di sela-sela acara.
Untuk peserta, Sintiche menyebut, secara keseluruhan sekitar 45 barisan dari desa dan kelurahan, instansi terkait seperti perbankan, BUMD, Polres Batu dan kejaksaan. "Semua berpartisipasi meramaikan hari jadi Kota Batu," tambahnya.