JATIMTIMES - Event Jombang Fest 2024 resmi dibuka oleh Pemkab Jombang. Perayaan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke-114 tahun dan Hari Santri Nasional ini memamerkan potensi daerah yang bisa dinikmati warga Kota Santri.
Pembukaan Jombang Fest 2024 ini dilakukan Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo di Alun-alun Jombang siang tadi. Sejumlah pejabat regional hingga nasional turut hadir dalam pembukaan Jombang Fest 2024 ini.
Baca Juga : Ratusan Entrepreneur Muda Dukung Pasangan Vinanda-Gus Qowim di Pilkada Kota Kediri 2024
Antara lain, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi Bapak Irjen Pol Didik Agung Wijanarko, Anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati, dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan dari Kementrian Ketenagakerjaan M Arif Hidayat.
Hadir pula Pj sementara Bupati Mojokerto Akh Jazuli, Pj sementara Bupati Kediri Heru Wahono Santoso, dan PJ Bupati Tuban Agung Subagyo, serta Pejabat Pemerintah lainnya.
Menurut Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo, Jombang Fest 2024 bukan semata perayaan Hari Jadi Pemkab Jombang dan Hari Santri Nasional saja. Melainkan, upaya Pemkab dalam mempromosikan potensi daerah.
Sebab, di dalam event ini akan ada promosi semua sektor potensi baik pariwisata maupun produksi yang dimiliki Jombang. Mulai dari wisata alam, wisata religi, potensi perkebunan kopi, dan berbagai jenis UMKM yang ada di Kota Santri ini.
"Serta mengenalkan kebudayaan, kekayaan budaya, dan kearifan lokal kepada masyarakat global yang pada akhirnya dapat menjadi motor penggerak dalam upaya memajukan perekonomian daerah," ujarnya kepada wartawan, Senin (14/10/2024).
Di dalam Jombang Fest 2024 ini, lanjut Narutomo, juga terdapat perayaan Hari Santri Nasional. Menurutnya, Hari Santri Nasional 2024 dapat memperkuat tali silaturhami yang baik.
Baca Juga : 35,41 Persen Barang Impor di Jatim dari Tiongkok, Senilai USD 728,56 Juta Sebulan
Terlebih lagi, Jombang juga merupakan rumah para santri. Dimana banyak berdiri pondok pesantren yang telah melahirnya banyak tokoh-tokoh bangsa. Seperti KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, Nurcholis Madjid, hingga KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang merupakan Presiden ke-4 Republik Indonesia.
"Selain banyaknya pondok pesantren, julukan Kota Santri juga melekat pada Kabupaten Jombang karena jumlah santri yang menimba ilmu agama di sana mencapai ribuan orang," kata Narutomo.
Jombang Fest 2024 ini digelar selama 10 hari mulai 14-23 Oktober mendatang. Berbagai acara akan tersaji dalam event tersebut.
Mulai dari expo gelar potensi investasi daerah, sajian konser musik dari band Letto, seminar kebangsaan, festival kopi, wayang kulit, permainan olahraga tradisional, Jombang Playon (Fun Run), Jombang Carnival, hingga makan bareng sego kikil khas Jombang.(*)