JATIMTIMES - Calon Wali Kota Malang nomor urut 1 Wahyu Hidayat mengunjungi Pasar Blimbing, Senin (7/10/2024). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menyerap aspirasi masyarakat, sembari melakukan sosialisasi politik pada masa kampanye ini.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu Hidayat tidak datang sendiri. Selain bersama tim pemenangannya, Wahyu juga didampingi sejumlah tokoh. Yakni Rendra Masdrajad Safaat, Trio Agus Purwono dan sejumlah tokoh lain.
Baca Juga : Bawaslu Kabupaten Malang Bolehkan Paslon Kampanye di Kampus: Tidak Boleh Bawa APK
Kunjungan ini menjadi momentum bagi untuk melihat langsung kondisi pasar dan mendengarkan keluhan para pedagang. Wahyu juga menyempatkan diri untuk berdialog bersama para pedagang.
Selain itu, dirinya juga menunjukkan kepeduliannya terhadap ekonomi masyarakat. Yakni denga memborong jualan sejumlah pedagang yang ada di Pasar Blimbing.
Dagangan yang telah dibeli tersebut kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dan pengunjung pasar sebagai bentuk dukungan kepada para pedagang kecil.
Selama kunjungan, Wahyu Hidayat menyoroti beberapa masalah yang terjadi di Pasar Blimbing. Terutama terkait kondisi bangunan yang memerlukan perhatian serius, terlebih di
musim hujan.
“Berkunjung kesini itu biar tahu permasalahannya, apalagi musim hujan, saya lihat ada beberapa titik yang bocor," ujar Wahyu Hidayat.
Menurutnya, Pasar Blimbing merupakan salah satu sentra ekonomi tradisional di Kota Malang. Terlebih keberadaannya sudah lama menjadi sorotan terkait fasilitas yang masih belum memadai dan belum direvitalisasi.
Untuk itu, Wahyu Hidayat berkomitmen untuk membawa perubahan positif dengan memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Mulai dari infrastruktur hingga kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung.
Baca Juga : Serum vs Moisturizer Retinol Mending Mana Sih? Ini Penjelasan Dokter Gio
“Nanti juga kita upayakan agar bisa menjadi pasar modern seperti pasar-pasar lainnya,” imbuh Wahyu.
Menurut Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKS, Rendra Masdrajad Safaat, kesempatan tersebut menjadi moment yang sangat penting. Tentu setidaknya untuk dapat menyerap aspirasi masyarakat.
"Alhamdulillah, bisa mendengar langsung aspirasi dari masyarakat, keluh kesahnya. Itu nanti akan menjadi acuan untuk langkah pergerakan ke depan, karena fokus kita untuk menyejahterakan rakyat Kota Malang,” tutur Rendra.
Dirinya pun berharap agar kunjungan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan pasar yang lebih baik dan modern, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Mereka akan menjadikan setiap aspirasi yang diterima sebagai landasan dalam langkah kedepannya, tentunya yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Kota Malang," pungkasnya.