JATIMTIMES - Sehari pasca-dibentuknya tim pemenangan pasangan calon bupati Muhammad Fawait dan cawabup Djoko Susanto, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi dan menyusun strategi untuk kemenangan Gus Fawait.
Konsolidasi pertama dilakukan di Dapil 1 Jember yang meliputi Kecamatan Kaliwates, Pakusari, Sumbersari dan Ajung pada Senin (23/9/2024) di rumah Ketua Fraksi Nasdem David Handoko Seto.
Baca Juga : Makna Mendapatkan Nomor Urut 1 Vinanda-Gus Qowim: Kekuatan dan Persatuan
Gus Fawait menyatakan bahwa dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga ternama, saat ini elektabilitas dan popularitas dirinya masih aman, walau ada beberapa kecamatan yang masih lemah dan perlu kerja keras lagi untuk meraih suara pada pilkada nanti.
"Alhamdulillah, dari survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator, kami bersama Pak Djoko masih unggul 10 persen lebih. Namun kita tidak boleh lengah. Ada beberapa kecamatan yang kita masih perlu kerja keras, agar kita bisa menang mutlak," ujar Gus Fawait,.
Gus Fawait juga mengingatkan kepada relawannya bahwa saat ini ada beberapa buzer dari luar Jember yang digunakan untuk melakukan black campaign terhadap dirinya. Meski demikian, Gus Fawait mengajak pendukungnya untuk tidak membalas.
"Biarkan buzer-buzer itu memfitnah kita, buzer-buzer itu menjelekkan kita. Kita senyumin saja, kita salawatin, tidak perlu ditanggapi serius, yang penting kita kuatkan basis basis kita," jelasnya.
Sementara, Ketua DPD Partai Nasdem Jember Marsuki Abdul Ghofur kepada wartawan menyatakan bahwa dirinya bersama lartai pendukung akan terus all out untuk mendekati masyarakat demi kemenanga Gus Fawait dan Djoko Susanto.
Mengenai adanya beberapa kecamatan yang dianggap masih perlu ditingkatkan sosialisasinya, Marsuki menyikapinya sebagai evaluasi. Dan pihaknya bersama dengan partai pengusung yang lain, akan bahu-membahu memenangkannya.
"Apa yang disampaikan Gus Fawait tadi, di mana ada beberapa kecamatan yang hasil surveinya selisih sedikit dengan calon lain. Akan kita lakukan evaluasi. Kami akan melakukan konsolidasi dan strategi untuk meraih simpati masyarakat bersama partai pengusung lainnya," jelasnya.
Baca Juga : Kembali ke Surabaya, Persebaya Manfaatkan Waktu untuk Recovery Pemain
Sebagai partai yang dua kali berhasil mengantarkan calon upati terpilih pada pemilu sebelumnya, Marsuki menilai bahwa memperkenalkan calon kepada masyarakat lebih mudah pada pilkada tahun ini dibanding tahun sebelumnya.
"Calon yang sekarang, elektabilitasnya sudah tinggi, dari kader partai dan juga seorang santri. Tentu lebih mudah menyosialisasikannya dibanding calon bupati pada Pilkada sebelumnya," ujar Marsuki.
Namun pihaknya tetap akan mengerahkan seluruh kekuatan Nasdem untuk terus bergerak untuk kemenangan paslon Gus Fawait dan Djoko Susanto.
"Kemarin dan hari ini, kami konsolidasi tingkat dapil. Setelah ini diangkat kecamatan dan disusul di tingkat desa. Insya Allah simpati masyarakat sisa kita capai dengan ringan untuk memilih Gus Fawait dan Pak Djoko," pungkasnya.