JATIMTIMES - Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (UM) mencoba melakukan penelitian terkait pengembangan aspek profesional pelatih renang. Kegiatan itu digelar di Malang Creative Center (MCC) baru-baru ini.
Ahmad Abdullah mengatakan bahwa kegiatan ini adalah pengabdian masyarakat di klub renang. Dalam hal ini mereka menamainya Ayo Renang Akademi. “Rencananya itu kami melakukan survei dengan metode pre test, lalu ada seminar lalu di postest. Tujuannya untuk mengetahui aspek profesional pelatih renang,” kata Ahmad Abdullah.
Baca Juga : Atlet Jatim Gladies Lariesa Sapu Bersih Emas Loncat Indah Putri di PON XXI 2024
Untuk menjadikan atlet berprestasi, maka Ahmad menyebut pelatih harus memiliki sejumlah aspek. Mulai dari long term athlete development, performance analysis, evaluasi diri, coach development, interaksi intra hingga interpersonal.
“Kebetulan penelitian aspek profesional ini di Malang belum ada. Ini yang ada mengerucut di Internasional, itu di Amerika. Tapi dia lingkupnya negara-negara yang disurvei. Di Indonesia sepertinya belum ada,” ungkap Ahmad.
Dari 20 pelatih renang yang mengikuti seminar itu, Ahmad menemukan hasil pelatih renang yang mengikuti serangkaian tes. Hasilnya pun ada peningkatan, mulai dari presentasi pemahaman tentang development, evaluasi diri, interaksi dan lainnya.
Subjek yang diteliti Ahmad adalah seluruh pelatih dari Ayo Renang Akademi. Dari hasil penelitiannya didapatkan data sebagai berikut:
1. Coach development dari 75,6 % ke 86,7%
2. LTAD dari 0% ke 86,7%
3. Evaluasi diri dari 48,3% ke 81,7%
4. Interaksi dari 66,7 ke 93,3%
5. Analisis performa dari 3,3% ke 86,7%
Baca Juga : Humas Bea Cukai Kanwil Jatim II Diajari Produksi Infografis
“Maka dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan sangat berpengaruh signifikan pada pemahaman seluruh pelatih. Harapannya dengan hasil tersebut para pelatih dapat mengimplementasikan dengan baik sehingga meningkatkan produktifitas prestasi di bidang renang,” tukas Ahmad.