JATIMTIMES - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Abdul Halim Iskandar bersama Bupati Malang HM. Sanusi meresmikan PT. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Artha Desa Kabupaten Malang yang berlokasi di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI Abdul Halim Iskandar mengaku bersyukur, setelah melalui proses panjang dalam menguatkan keuangan desa, akhirnya PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang telah diluncurkan.
Baca Juga : 5 Jabatan Tinggi Pemkot Batu Masih Kosong, Seleksi Terbuka Masih Tunggu Rekom BKN dan Mendagri
"Saya hanya bisa bersyukur, bersyukur, bersyukur dan terima kasih kepada semua pihak. Alhamdulillaah dengan ini saya meresmikan operasional PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang. Semua legal formalnya sudah kita peroleh dan ini sangat menggembirakan kita semua," ungkap pria yang akrab disapa Gus Halim kepada JatimTIMES.com, Rabu (11/9/2024).
Menurut Gus Halim, PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang merupakan PT. LKM pertama di Indonesia yang berada di bawah pendampingan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara langsung. Terlebih lagi, para pemilik saham dengan total penyertaan modal sebesar Rp 1 milliar di PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang yakni 28 Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) LKD dan 1 BUMDesa di Kabupaten Malang.
"Berarti kelembagaan ini sudah bisa mengkonsolidasi tabungan. Sementara pada saat menjadi UPK eks PNPM mandiri atau Bumdesma LKD itu hanya bisa minjami, mengkonsolidasi pinjaman dan lain-lain tapi tidak bisa mengumpulkan tabungan. Karena itu membahayakan manajemen," jelas Gus Halim.
Secara khusus, Gus Halim mengucapkan terima kasih kepada jajaran OJK yang memberikan pendampingan sehingga bisa terwujud PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang. Selain itu, Gus Halim juga berterima kasih kepada Bupati Malang HM. Sanusi yang telah memberikan fasilitasi terhadap perkembangan BUMDesa di Kabupaten Malang.
"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dan ini catatan bagus bagi perjalanan ekonomi desa setelah lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja," kata Gus Halim.
Sementara itu, Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, bahwa peresmian PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang merupakan wujud kolaborasi positif dalam rangka mencapai akselerasi pembangunan desa melalui pembentukan PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang.
"Perlu saya sampaikan pula bahwa pembentukan PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang ini juga menjadi salah satu program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Malang Tahun 2024 yang diarahkan untuk percepatan literasi, sekaligus inklusi keuangan di Kabupaten Malang," ujar Sanusi.
Baca Juga : Masalah Banjir Jadi Prioritas PU SDA Jatim, DPUPRPKP Kota Malang Bersyukur
Sanusi menuturkan, bahwa PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang merupakan kreasi dan inovasi dari masyarakat melalui aktivitas BUMDesa yang mendapatkan apresiasi langsung dari Gus Halim selaku Menteri Desa PDTT RI.
"Sehingga menteri dalam negeri memberikan penghargaan kepada Kabupaten Malang sebagai kabupaten yang inovatif. Tentunya masih banyak lagi yang harus kita kembangkan untuk BUMDesa ini utamanya terkait dengan inovasi-inovasi yang baru," tutur Sanusi.
Lebih lanjut, Direktur Utama PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang Suryanto mengatakan, bahwa peresmian operasional PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang merupakan momentum yang penting khususnya bagi perkembangan BUMDesa dan BUMDesma di Kabupaten Malang.
Suryanto menyebut, proses pendirian PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang yang memiliki penyertaan modal sebesar Rp 1 milliar ini tidak lepas dari dukungan Menteri Desa PDTT RI Abdul Halim Iskandar, Bupati Malang HM. Sanusi, pimpinan OJK, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Tim Percepatan Akses Keuangan Desa (TPAKD), serta dari Bank Mandiri.
"Kami berharap hadirnya PT. LKM Artha Desa Kabupaten Malang ini dapat memberikan kontribusi nyata dengan memberikan pinjaman tanpa melanggar regulasi yang ada. Tidak sekadar menyalurkan pinjaman, tapi pembukaan rekening, deposito dan layanan keuangan lainnya," pungkas Suryanto.