JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi mengapresiasi perkembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lawang. Selama 13 tahun berdiri, banyak pasang surut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Malang.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu mengatakan, bahwa RSUD Lawang sudah banyak menunjukkan perkembangan dan perubahan pelayanan ke arah yang lebih baik.
Baca Juga : 444 Mahasiswa Lolos Seleksi Beasiswa Pemuda Tangguh dari Pemkot Surabaya
Sanusi pun menyampaikan, saat dirinya memimpin Kabupaten Malang di tahun 2020 lalu, RSUD Lawang sempat ditutup sementara. Hal itu dikarenakan, banyak masyarakat yang memilih untuk tidak merujuk keluarga maupun kerabatnya ke RSUD Lawang. Terlebih lagi, saat itu sedang tinggi-tingginya kasus Covid-19.
"Pada tahun 2020 pernah ditutup sementara karena tidak ada pasiennya. Hal itu dikarenakan pelayanannya kurang. Sehingga orang enggan melakukan perawatan di sini," ujar Sanusi kepada JatimTIMES, Kamis (5/9/2024).
Namun, Sanusi menyebutkan, bahwa saat ini RSUD Lawang sangat berbeda dengan empat tahun yang lalu. Utamanya terkait dengan layanan, terus dilakukan peningkatan agar masyarakat tertangani dengan baik dengan fasilitas penunjang yang lumayan lengkap.
"Hari ini dalam rangka memperingati HUT RSUD Lawang ke-13 kita bisa bersama-sama menyaksikan RSUD Lawang tidak sama dengan empat tahun yang lalu," kata Sanusi.
Menurut Sanusi, jajaran direksi dan manajemen RSUD Lawang terus melakukan inovasi-inovasi layanan sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.
"Sekarang luar biasa, (masyarakat) sudah ngumpul di rumah sakit untuk masuk rumah sakit dalam rangka mencari dan meningkatkan kualitas kesehatannya," ujar Sanusi.
Baca Juga : Bupati Ipuk Serahkan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Pembukaan Job Fair Banyuwangi 2024
Pihaknya juga menyebut, bahwa kunjungan di RSUD Lawang setiap tahun menunjukkan perkembangan yang meningkat secara bertahap. Jika dulu di tahun 2020 sempat tidak memiliki pasien, namun di tahun 2024 kunjungan ke RSUD Lawang sudah mencapai 60 persen dari ketersediaan bed yang ada.
"RSUD Lawang terus menunjukkan perkembangan. Hari ini kunjungannya hampir 60 persen dari 112 bed. Sekarang sudah bagus, sudah hampir penuh tempat tidurnya, sehingga perlu penambahan-penambahan fasilitas layanan," tutur Sanusi.
Lebih lanjut, Sanusi berharap agar jajaran direksi dan manajemen RSUD Lawang dapat terus membuat inovasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik.
"Dengan menjaga kelestarian, lingkungannya bersih dan situasinya nyaman sehingga masyarakat yang berobat ke sini merasa nyaman dan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Sanusi.