JATIMTIMES - Kabupaten Magetan kembali menjadi pusat perhatian pencak silat nasional dengan digelarnya "Bupati Cup Ke-6 The Nice of Java Championship". Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang bergengsi bagi para atlet pencak silat, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarpesilat dari berbagai daerah di Indonesia.
Turnamen silat ini dibuka secara resmi oleh Pj bupati Magetan yang diwakili staf ahli bupati Yok Sudjarwadi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kapolres Magetan, komandan kodim, kajari dan segenap anggota forkopimda, asisten dan para kepala OPD terkait seperti kadisbudpar, kakesbangpol, kadikpora, Kemenag, cabdindikwil, Ketum KONI Bambang Triyanto, Ketum IPSI Hari Siswanto beserta seluruh jajaran pengurus serta ketua umum 13 perguruan pencak silat di bawah naungan IPSI Magetan.
Baca Juga : Lathifah Shohib Ungkap Alasan Disandingkan dengan Bakal Calon Petahana Sanusi
Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Magetan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Magetan. Kejuaraan ini juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang memberikan Piala Menpora sebagai penghargaan bagi para juara.
Kejuaraan ini diadakan di Gedung Olahraga Ki Mageti, Magetan, pada tanggal 10-11 Agustus 2024 dan melibatkan lebih dari 1.013 pesilat dari 155 kontingen yang mewakili perguruan pencak silat/perguruan tinggi, sasana/padepokan/klub pencak silat, sekolah maupun umum. Mereka berasal dari Magetan, Madiun, ngawi, Ponorogo, Bojonegoro, Nganjuk, Kediri, Blitar, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo maupun kabupaten/kota lainnya di Jawa timur serta beberapa dari Jawa Tengah, DIY dan luar Jawa. Mereka ikut dalam berbagai tingkatan usia dan kategori.
Sekretaris Umum IPSI Magetan sekaligus ketua penyelenggara kejuaraan tersebut Saif Muchlissun menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan langkah konkret dalam memajukan pencak silat di Magetan.
Baca Juga : Jaga Hak Pilih, Bawaslu Blitar Libatkan Panwaslu Kecamatan dalam Penetapan DPS
"Kami ingin memberikan wadah bagi para pesilat muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan mendapatkan pengalaman berharga dalam kompetisi skala besar. Harapannya, kejuaraan ini dapat menjadi agenda rutin yang terus membina dan meningkatkan kualitas pencak silat di Magetan, . Saat ini di bawah binaan IPSI Magetan, ada 13 perguruan pencak silat dengan 30 padepokan dan perguruan pencak silat. Dan alhamdulillah Magetan paling aman .Tidak ada konflik antarperguruan silat di Magetan. Magetan zero-konflik karena di sini guyup rukun dengan slogan kami. Sing rukun.. kabeh sedulur," ujarnya.