free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Pola Hidup Sehat: Lebih Baik Konsumsi Sayuran Mentah Atau Matang?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

04 - Aug - 2024, 08:08

Loading Placeholder
Beberapa sayuran dan buah segar. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Pertanyaan mengenai apakah sayuran lebih baik dikonsumsi dalam keadaan mentah atau matang sering muncul di tengah masyarakat yang ingin menerapkan pola hidup sehat. Jawaban atas pertanyaan ini sebenarnya tidaklah sederhana karena baik mentah atau matang memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. 

Menurut dr Dion Haryadi, seorang dokter, certified nutrition & health coach, baik sayuran mentah maupun matang memiliki manfaat yang berbeda-beda. Misalnya, mengonsumsi sayuran dalam kondisi mentah dapat mempertahankan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Baca Juga : Ini Makanan Pantangan untuk Pemilik Darah O yang Sedang Diet

Beberapa sayuran seperti wortel, selada, dan paprika, cenderung lebih kaya akan vitamin ketika dikonsumsi mentah. Sayuran yang bersifat crunchy, seperti selada, juga lebih nikmat disantap dalam kondisi segar. Selain itu, sayuran mentah umumnya memiliki kandungan enzim alami yang dapat membantu proses pencernaan.

"Masing-masing ada plus dan minusnya. Contohnya ada sayuran yang kalau dimakan dalam kondisi mentah, contohnya kayak wortel, kandungan vitaminnya bisa lebih banyak. Sayuran yang crunch, seperti selada juga lebih enak kalau dimakan mentah, plus kandungan vitaminnya juga lebih terjaga," ungkap Dion, dilansir Instagramnya @dionharyadi. 

Termasuk vitamin C, misalnya, merupakan salah satu nutrisi yang mudah rusak saat dipanaskan. Oleh karena itu, mengonsumsi sayuran yang kaya vitamin C seperti brokoli dan paprika dalam keadaan mentah dapat memastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin C yang optimal. 

Namun, perlu diperhatikan bahwa sayuran mentah harus dibersihkan dengan baik sebelum dikonsumsi untuk menghindari kontaminasi kuman atau pestisida. Pencucian yang menyeluruh menggunakan air mengalir dan, jika perlu, sedikit cuka atau baking soda, dapat membantu mengurangi risiko terpapar kuman. 

Di sisi lain, menurut Dion, memasak sayuran juga memiliki sejumlah keunggulan. Proses pemasakan dapat meningkatkan ketersediaan beberapa nutrisi tertentu yang justru lebih mudah diserap oleh tubuh setelah mengalami pemanasan. 

Contohnya adalah likopen pada tomat dan beta-karoten pada wortel. Likopen, yang terkenal akan khasiat antioksidannya, lebih mudah diserap tubuh setelah tomat dimasak. 

Demikian juga dengan beta-karoten, yang dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, ketersediaannya meningkat setelah wortel dimasak.

"Ada juga kandungan tertentu pada sayuran, yang bisa lebih baik penyerapannya kalau dimasak. contohnya lykopen pada tomat dan Beta karoten pada wortel," jelasnya. 

Baca Juga : Kades Sumberejo Poncokusumo Tidak Beri Rekomendasi Nikah untuk Pasangan di Bawah Usia 19 Tahun

Selain itu, memasak sayuran juga dapat membunuh bakteri dan parasit yang mungkin ada pada sayuran mentah. Beberapa jenis sayuran, seperti bayam dan kale, mengandung asam oksalat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium dan zat besi. Proses memasak dapat membantu mengurangi kadar asam oksalat tersebut.

Namun, ada catatan penting ketika memasak sayuran, kata Dion, hindari pemasakan yang terlalu lama atau menggunakan suhu terlalu tinggi. 

"Memasak sayuran terlalu lama dapat merusak sebagian besar vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Untuk meminimalkan kehilangan nutrisi, metode memasak seperti mengukus atau menumis dalam waktu singkat sangat dianjurkan," ungkapnya.

Pada akhirnya, baik sayuran mentah maupun matang memiliki keunggulan masing-masing yang saling melengkapi. Konsumsi sayuran mentah dan matang secara bergantian dapat membantu memastikan tubuh mendapatkan beragam nutrisi penting yang dibutuhkan. Kunci utamanya adalah variasi dan keseimbangan dalam pola makan sehari-hari.

Dion juga menekankan bahwa yang paling penting adalah memastikan sayuran tersebut dikonsumsi. Baik mentah maupun matang, sayuran tetap merupakan sumber nutrisi yang kaya dan esensial untuk kesehatan tubuh. Dengan menggabungkan kedua metode ini, kita dapat memaksimalkan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh sayuran.

Jadi, tidak perlu terjebak dalam perdebatan panjang tentang apakah sayuran lebih baik dikonsumsi mentah atau matang. Yang perlu diingat adalah menjaga kebersihan sayuran mentah dan menghindari pemasakan berlebihan untuk sayuran matang. Dengan begitu, kita bisa menikmati manfaat optimal dari sayuran untuk mendukung pola hidup sehat. Semoga membantu!


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---