Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Suka Nyemil Es Batu, Tanda Serius Alami Penyakit Ini

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Jun - 2024, 11:39

Placeholder
Es batu. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Siapa yang suka nyemil es batu? Jangan dianggap remeh, ini merupakan awal dari sebuah gejala jika kalian kekurangan zat besi.

Hal tersebut dikupas dokter yang juga aktif sebagai content creator yakni dr. Ekida Rehan Firmansyah di sosial medianya Instagram. “Yang suka nyemilin es batu ini bisa jadi gejala yang serius namanya anemia defisiensi besi,” kata dokter Ekida.

Baca Juga : Berat Badan Bisa Turun, 5 Racikan Kopi Ini Ternyata Pembakar Lemak

Anemia adalah kondisi kurang darah. Lebih tepatnya kurang hemoglobin di darah kalian. Jadi ini berbeda dengan darah rendah yang tekanan darahnya jadi rendah.

Anemia defisiensi besi adalah masalah kesehatan medis yang terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi. Kurangnya zat besi dalam tubuh membuat jumlah sel darah merah atau hemoglobin yang sehat berkurang dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Karena kekurangan zat besi secara tidak sadar kalian suka makan-makanan yang tidak bernutrisi. “Perilaku ini disebut pica, seperti kayak makan es batu. Terus suka makan kertas, makan penghapus,” imbuh dokter Ekida dikutip Rabu (5/6/2024).

Gangguan makan pica adalah salah satu jenis gangguan makan berupa keinginan dan nafsu makan terhadap benda atau zat yang bukan makanan atau tidak memiliki nilai gizi. Orang yang menderita gangguan makan pica bisa mengonsumsi benda-benda yang tidak berbahaya, misalnya es batu atau yang berbahaya bagi kesehatan, misalnya serpihan cat kering atau potongan logam.

Dengan anemia ini gejalanya bisa bikin tubuh jadi lemes, gampang capek, sering mengantuk terutama setelah makan dan pucat. Perilaku pica pada gejala anemia bukan yang menyebabkan menjadi anemia atau kurang darah.

Baca Juga : Saksi Ahli Ungkap Ada Penyimpangan Spesifikasi dan Volume Proyek Puskesmas Bumiaji

“Tapi lebih baiknya lakukan pemeriksaan saja ke dokter, karena lebih pastinya harus cek hemoglobin dan pengobatannya mudah dan murah banget. Yakni dengan tablet tambah darah,” terang dokter Ekida.

Terutama bagi perempuan yang setiap bulan harus keluar darah karena menstruasi atau perempuan yang suka diet ekstrem sampai kekurangan zat besi. Lebih baik konsumsi tablet tambah darah seminggu sekali dan saat menstruasi diminum setiap hari untuk mencegah anemia defisiensi besi.

“Banyak pengidap anemia terutama wanita remaja dan ibu hamil yang ga sadar lho dia anemia, makanya ayo sadari sejak dini dan lakukan diet seimbang atau dibantu suplementasi zat besi (tablet tambah darah),” tutup dokter Ekida.


Topik

Kesehatan anemia defisiensi besi tambah darah hemoglobin es batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni