Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Menilik Makna All Eyes on Rafah, Kata yang Trending X Usai Israel Jatuhkan Bom ke Rafah

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - May - 2024, 15:06

Placeholder
All Eyes on Rafah trending X. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - All Eyes on Rafah adalah salah satu kata yang ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, kata tersebut menduduki trending satu X pada Selasa (28/5/2024) siang. 

Trendingnya kata tersebut usai Israel membombardir lokasi pengungsian yang dipenuhi warga Gaza di Rafah pada Ahad (26/5/2024) malam, menyebabkan sedikitnya 40 orang syahid.

Baca Juga : 4 Kritik Nirwan Dewanto Soal Buku Panduan 'Sastra Masuk Kurikulum' 

Serangan itu dilakukan tiga hari setelah Mahkamah Internasional memerintahkan Israel mundur dari Rafah. 

Video-video yang dilansir media-media Palestina menunjukkan api berkobar di dalam kamp yang dikelilingi tembok seng tersebut. Korban dengan luka bakar parah juga terlihat dievakuasi dari lokasi pengeboman. Jenazah bayi-bayi dengan kondisi mengenaskan terlihat dijejerkan di lantai rumah sakit.

Diketahui, Rafah merupakan tempat berlindung bagi jutaan pengungsi dari wilayah lain di Gaza untuk menghindari serangan Israel. Rafah adalah wilayah paling selatan di Gaza yang berbatasan dengan semenanjung Sinai di Mesir. 

Lantas apa sebenarnya makna dari All Eyes on Rafah? 

All Eyes on Rafah adalah seruan bagi masyarakat dunia untuk memperhatikan apa yang terjadi di Rafah dan tidak bisa mengabaikan hal yang terjadi di Rafah.

Dirangkum dari laman PantherNOW, seruan All Eyes on Rafah muncul saat Israel menyerang Rafah pada Februari 2024 lalu. Setelah itu, kata tersebut kini kembali mencuat usai Israel melakukan penyerangan terhadap Rafah. 

Kata tersebut digunakan masyarakat dunia agar semua bisa melihat penderitaan yang dialami warga Rafah dan juga bisa melihat kekejaman yang dilakukan Israel. 

Selain itu, All Eyes on Rafah juga menggambarkan ketegangan di kota tersebut. Dimana mayat bertebaran dimana-mana serta tidak ada tempat aman bagi wanita, orang tua, anak-anak dan semua orang yang berada di Rafah. 

Baca Juga : 5 Gunung di Jawa Timur ini Disebut Paling Angker, Benarkah? 

Tujuan adanya kata All Eyes on Rafah ini adalah agar masyarakat dunia bisa membantu Rafah keluar dari dunia mereka.

Bantuan itu bisa berupa doa, ataupun seruan agar Israel menghentikan serangan terhadap kota tersebut. 

Sebelumnya, Mahkamah Internasional (ICJ) pada Jumat 24 Mei 2024 memutuskan bahwa Israel harus segera menghentikan serangan daratnya terhadap kota Rafah di Gaza selatan. Keputusan ICJ ini merupakan pukulan lain bagi Israel, ketika negara tersebut menghadapi isolasi internasional yang semakin meningkat. 

Meskipun pengadilan tidak mempunyai cara untuk melaksanakan perintahnya, keputusan tersebut menambah kecaman yang dihadapi Israel atas perang tersebut, yang telah menewaskan lebih dari 35.000 orang di Gaza, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut.

“Pengadilan mempertimbangkan bahwa sesuai dengan kewajiban berdasarkan Konvensi Genosida, Israel harus segera menghentikan serangan militernya dan tindakan lainnya di wilayah Rafah yang dapat menimbulkan kondisi kehidupan kelompok Palestina di Gaza yang dapat menyebabkan kehancuran fisik secara keseluruhan. atau sebagian,” kata Hakim Ketua Pengadilan, Nawaf Salam, saat membacakan putusan, seperti dikutip The New York Times.


Topik

Serba Serbi All eyes on Rafah Israel Palestina rafah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni