Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

5 Wilayah di Jawa Timur dengan Produksi Padi Tertinggi dan Terendah 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

16 - May - 2024, 12:21

Placeholder
Ilustrasi tanaman padi siap panen. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki sejumlah daerah penghasil padi. Lantas wilayah mana saja dengan produksi padi tertinggi dan terendah di Jawa Timur?

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) produksi padi di wilayah Provinsi Jawa Timur, sepanjang Januari hingga Desember 2023 mencapai sekitar 9,71 juta ton gabah kering giling (GKG). Angka ini mengalami kenaikan sebanyak 184,15 ribu ton GKG atau 1,93 persen dibandingkan 2022 yang sebesar 9,53 juta ton GKG. 

Baca Juga : Namanya Disebut Jadi Penantang Khofifah di Pilkada Jatim, Begini Tanggapan Kiai Marzuqi Mustamar

Produksi padi tertinggi pada 2023 terjadi pada bulan Maret, yaitu sebesar 2,11 juta ton GKG. Sedangkan produksi terendah pada 2023 terjadi pada bulan Januari, yaitu sekitar 0,32 juta ton GKG. 

Selain itu, BPS juga memaparkan survei yang menunjukkan pada Januari 2024, produksi padi diperkirakan sebesar 267,40 ribu ton GKG. Serta potensi produksi padi sepanjang Februari hingga April 2024 mencapai 3,62 juta ton GKG. 

Dengan demikian, total potensi produksi padi pada Subround Januari−April 2024 diperkirakan mencapai 3,89 juta ton GKG. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 706,69 ribu ton GKG (15,38 persen) dibandingkan 2023 yang sebesar 4,59 juta ton GKG.

Persentase penurunan produksi padi yang cukup besar pada 2023 terjadi di beberapa wilayah seperti Kota Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Kediri. Di sisi lain, beberapa kabupaten/kota mengalami persentase peningkatan produksi padi yang cukup besar, misalnya Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Nganjuk. 

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi (GKG) tertinggi pada 2023 adalah Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Bojonegoro. Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Kota Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Blitar.

Produksi gabah di wilayah Jawa Timur tahun 2022-2023. (Foto: BPS Jatim)

Produksi gabah di wilayah Jawa Timur tahun 2022-2023. (Foto: BPS Jatim)

Berdasarkan potensi produksi padi pada awal tahun 2024, beberapa kabupaten/kota dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari hingga April 2024 adalah Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Jember. 

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah pada periode yang sama yaitu Kota Blitar, Kota Mojokerto, dan Kota Batu.

Selain itu, BPS Jatim menyebut adanya potensi persentase penurunan produksi padi yang cukup besar pada Subround Januari–April 2024, dibandingkan Subround yang sama pada 2023. Khususnya terjadi di Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar. 

Sementara itu, potensi persentase kenaikan produksi padi pada Subround Januari–April 2024 yang cukup besar terjadi di beberapa wilayah. Di antaranya Kota Kediri, Kota Pasuruan, dan Kota Malang.

5 Wilayah di Jatim dengan Produksi Gabah Tertinggi 2023

1. Lamongan (798,70 ribu ton) 

2. Ngawi (771,25 ribu ton)

3. Bojonegoro (705,95 ribu ton)

4. Jember (616,73 ribu ton)

5. Tuban (501,74 ribu ton)

 

5 Wilayah di Jatim dengan Produksi Gabah Terendah  

1. Mojokerto (3,29 ribu ton)

2. Batu (4,86 ribu ton)

3. Kota Blitar (5,64 ribu ton)

4. Probolinggo (7,50 ribu ton)

5. Pasuruan (8,02 ribu ton)

Demikian 5 wilayah di Jawa Timur dengan produksi gabah tertinggi dan terendah. 


Topik

Ekonomi bps jatim padi daerah produsen padi padi tertinggi produsen padi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya