Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Politik PILKADA KOTA BLITAR 2024

Enam Tokoh Kembalikan Berkas Pendaftaran Bakal Calon PKB Kota Blitar

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

13 - May - 2024, 08:17

Placeholder
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Blitar, Abdul Madjid menerima berkas pendaftaran M Tobroni yang diserahkan melalui tim nya

JATIMTIMES - PKB Kota Blitar menutup pendaftaran bakal calon wali Kota dan wakil wali kota untuk Pilkada 2024 pada pukul 00.00 WIB, Minggu malam.

Antusiasme masyarakat terhadap proses pendaftaran tersebut terlihat dengan jelas, di mana tujuh tokoh telah mengambil formulir pendaftaran, dan enam di antaranya telah mengembalikan formulir tersebut sebelum batas waktu yang ditentukan.

Baca Juga : Ronny Siswanto - Fadloly Iwa Kusuma Pendaftar Pasangan Pertama Jalur Independen

Dari tujuh tokoh yang telah mengambil formulir pendaftaran, hingga pukul 23.00 WIB, enam di antaranya telah mengembalikan berkas pendaftaran mereka. Keenam pendaftar tersebut adalah M. Trijanto, Suharyono, Sulin, Galuh-Mashudi, Yasin Hermanto, dan M. Tobroni. Sedangkan satu tokoh lainnya, yaitu M. Zainul Ichwan, dikabarkan mengembalikan berkas pendaftarannya pada pukul 00.00 WIB.

"Alhamdulilah pada malam hari ini tepat pukul 23.00 WIB, kita telah menerima tujuh pendaftar. Dari tujuh pendaftar, ada enam yang sudah mengembalikan formulir hingga pukul 23.00 WIB. Karena sesuai dengan surat dan edaran yang kita sebarkan, pendaftaran cakada ditutup pada pukul 12 Mei 2024,” ungkap Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Blitar, Abdul Madjid pada Minggu (12/5/2024) malam.

Setelah penutupan pendaftaran, langkah selanjutnya dalam proses pemilihan akan segera dimulai. Proses ini melibatkan serangkaian tahapan yang penting untuk menentukan calon yang akan bertarung dalam Pilkada 2024 di Blitar.

Salah satu tahapan utamanya adalah pendaftaran secara online melalui platform resmi partai, Sicakada. Setelah para calon mendaftar secara online, tim dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB akan turun langsung untuk melakukan survei terhadap setiap calon.

Dengan demikian, langkah-langkah selanjutnya dalam proses pemilihan akan menjadi momen krusial bagi para calon yang telah mendaftar. Mereka akan menjalani serangkaian penilaian dan evaluasi yang ketat untuk memastikan bahwa calon yang terbaik akan mewakili PKB dalam pertarungan politik mendatang.

"Setelah ini para bakal calon kepala daerah akan langsung kita daftarkan secara online melalui Sicakada. Setelah itu dari DPP akan melihat dan memanggil beliau-beliau yang sudah didaftarkan ini, sekaligus juga akan diturunkan tim survey dari DPP dan DPW untuk melihat elektabilitas dan kapabilitas dari masing-masing calon,” imbuh Madjid.

Terkait dengan kemungkinan perpanjangan pendaftaran, Madjid menegaskan bahwa tidak akan ada perpanjangan waktu. "Nah, kalau sesuai dengan ketentuan dari DPP sudah tidak ada waktu. Karena kita PKB ini ingin memanfaatkan momen. Momen nya setelah ini kayaknya sudah tidak sehangat awal Mei sampai tanggal 12 ini. Jadi kita sudah memanfaatkan momen," ungkapnya.

Ditambahkan oleh Madjid, pihaknya optimis bahwa dalam Pilkada Kota Blitar 2024, PKB akan berhasil mencalonkan sosok yang tidak hanya kompeten tetapi juga memiliki nilai jual yang tinggi. Menurutnya, proses seleksi yang ketat serta partisipasi aktif dari berbagai tokoh yang berkualitas menjadi indikator kuat bahwa PKB memiliki potensi untuk menghasilkan pemimpin yang mampu memenuhi tuntutan masyarakat Blitar.

Baca Juga : Tim Gajah Suro Solo Raih Juara Satu Banyuwangi Fishing Festival 2024

"Dan kita melihat survey yang ada, kita melihat kebanyakan tokoh yang namanya mencuat juga mendaftar kepada kita (DPC PKB Kota Blitar),” pungkasnya.

Dengan demikian, proses pendaftaran calon kepala daerah di DPC PKB Kota Blitar menarik perhatian banyak tokoh potensial yang memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Blitar ke depannya. Selain itu, kesempatan ini juga menjadi bukti komitmen dari PKB dalam mendukung proses demokrasi yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan masyarakat.

Arif Kurniawan, Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Kota Blitar, menegaskan, pendaftaran Cakada di DPC PKB Kota Blitar gratis tanpa mahar sepeserpun. Pernyataan ini menggarisbawahi prinsip kesetaraan dan aksesibilitas dalam proses politik, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri tanpa terkendala oleh faktor biaya.

Dengan demikian, PKB Kota Blitar membuktikan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses pendaftaran calon kepala daerah, serta memberikan ruang bagi semua pihak untuk berpartisipasi dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Kota Blitar.

"Sesuai arahan Ketua Umum (Cak Imin), PKB tidak memungut mahar politik di Pilkada 2024,” tegas Arif. Pernyataan ini mencerminkan kesadaran partai untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses politik, serta menegaskan komitmen PKB dalam membangun lingkungan politik yang bersih dan adil bagi semua pihak yang terlibat.

Dengan tidak memungut mahar politik, PKB menegaskan bahwa partai ini mengutamakan kepentingan rakyat dan kebutuhan masyarakat di atas segalanya. Langkah ini juga menjadi contoh nyata dari upaya PKB dalam memperjuangkan demokrasi yang lebih berkualitas dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon untuk bersaing secara adil dalam Pilkada 2024.


Topik

Politik PKB kota Blitar pilkada kota Blitar 2024



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya