JATIMTIMES - Penetapan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024 terus menjadi sorotan. Baik dari pendukungnya maupun dari pendukung tim lawan.
Terbaru, Anggota Dewan Pakar Tim Hukum Nasional (THN) Timnas Amin, Eggi Sudjana menyoroti calon presiden 01, Anies Baswedan. Sebab, Anies telah memberikan ucapan selamat kepada Prabowo-Gibran.
Baca Juga : MNC Group Larang Nobar Semifinal Piala Asia U23 2024, Tuai Pro Kontra Warganet
Atas hal itu, Eggi pun melemparkan sindiran kepada Anies. Ia menyebut tindakan Anies tersebut sama saja dengan mendukung aksi pelaku kecurangan.
Lebih lanjut Eggi mengaku kecewa dengan Anies lantaran telah memberikan ucapan selamat kepada orang yang sudah membuat curang.
"Adinda Anies faktanya dicurangi kayak gini, mau berteman juga dengan yang curang," katanya, dikutip dari video yang diunggah akun instagram @kabarnegri, Minggu (28/4/2024).
"Karena setelah diumumkan juga MK malah memberikan ucapan selamat, jadi memberikan ucapan selamat kepada kecurangan," sambungnya.
Bahkan, Eggi beranggapan jika ucapan selamat kepada Prabowo-Gibran sama saja seperti memberikan ucapan kepada masyarakat non muslim.
"Karena mengucapkan selamat natal itu ada peristiwa sejarahnya ada, karena mengucapkan natal sama saja mengakui," imbuhnya.
Pernyataan sindiran Eggi kepada Anies itu pun viral dan menuai beragam komentar warganet. Tak sedikit dari mereka meminta Eggi untuk menerima kekalahan dan menerima jika Prabowo-Gibran Presiden dan Wakil Presiden 2024.
"Legowo aja Om....Kalah Ya Kalah....Terima Kenyataan," tulis @dino****.
"Udah lah pak kalau kita bersikap seperti bapak,bangsa ini mau di bawa kemana,,udah lah kita bersatu dan jangan ada dendam lagi," Kata @agus***.
Sementara warganet lainnya menyoroti pernyataan Eggi yang menyinggung agama.
"Sangkut pautin ma agama," Ujar @t.****.
"Kok bawa-bawa agama," Komen @isa****.
Siapa Eggi Sudjana?
Profil Eggi Sudjana
Eggi Sudjana lahir di Jakarta, 3 Desember 1958. Sejak mahasiswa, Eggi Sudjana dikenal sebagai aktivis mahasiswa dan bergabung dengan organisasi Mahasiswa Himpunan Islam (HMI) MPO sejak 1979.
Kini ia tercatat sebagai dosen program studi Hukum Keluarga di Institut PTIQ Jakarta. Dilihat dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), statusnya adalah sebagai Dosen dengan Perjanjian Kerja.
Baca Juga : Polresta Malang Kota Imbau Warganet Stop Sebar Foto dan Video Korban Kecelakaan di Media Sosial
Eggi merupakan Sarjana Hukum lulusan Universitas Jayabaya pada 1985. Selanjutnya ia meraih gelar S2 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1994. Kemudian Eggi lulus dari IPB dan mendapat gelar Doktor (S3) pada 2004.
Eggi pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat, namun gagal karena tidak memenuhi syarat jalur perseorangan.
Ia kembali maju menjadi calon Gubernur Jawa Timur berpasangan dengan M Sihat pada 2013, lewat jalur independen namun kalah.
Tak kapok, Eggi kembali mendaftar di Pilkada Jawa Barat 2018, tapi ia tak lolos seleksi calon independen di KPUD.