Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

 Heboh! Seorang Anak Bongkar Perselingkuhan Ayahnya dengan Remaja 21 Tahun

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

20 - Apr - 2024, 13:12

Placeholder
Kasus perselingkuhan ayah yang dibongkar oleh anaknya di medsos. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Media sosial dihebohkan dengan kasus perselingkuhan seorang pria yang dibongkar langsung oleh sang anak. Mirisnya, perempuan yang menjadi orang ketiga tersebut masih berusia 21 tahun. 

Sang anak, yang diduga bernama Mila, membagikan kronologi dan detail kejadian perselingkuhan tersebut melalui akun Twitter pribadinya dengan username @muffingiiggless dan kemudian dibagikan akun Instagram @omg.indonesia.id.

Baca Juga : PDIP Jalin Komunikasi ke Sejumlah Parpol, Koalisi Malang Makmur Berpotensi Reuni

"Hallo karna gua udah muak ngeliat perempuan yg ngebuat hancur keluarga gua, jadi lets goww gua spill semuanya!,' dikutip dari Instagram @omg.indonesia.id, Sabtu (20/4/2024). 

"Kita panggil aja namanya Fia, umur kamu masih muda tapi kamu dengan tidak tau malunya bangga merebut suami orang," lanjutnya. 

Mulanya, Mila mengetahui ayahnya berselingkuh lewat foto profil WhatsApp. Saat itu, ayahnya tiba-tiba menggunakan foto bersama Fia di sebuah hotel.

Sementara ibu Mila, saat itu hanya mengetahui suaminya pergi dari rumah untuk bekerja.

"Awal gua tau mereka selingkuh itu karna tiba-tiba ayah gua ngechat gua di wa dengan nomornya yg baru tapi profilenya sama perempuan ini & DI HOTEL?? mama gua bahkan sebelumnya gatau apa” , karna seperti biasa ayah keluar dengan izin kerja," tulisnya.

Padahal kata Mila, sampai saat ini Ibunya masih berstatus istri sah Ayahnya. Namun perempuan bernama Fia itu kerab melontarkan sindiran kepada Ibunya lewat media sosial.

"Sampai saat ini mama gua masih menyandang status ISTRI SAH dan ga ada gugatan cerai apapun dari ayah gua, perempuan ini juga sempet nyindir mama gua lewat sg (story Instagram) nya kaya dibawah ini dan dia bilang mama gua ga punya ADAB?? HELLO?" ungkapnya.

Mirisnya, sejak berhubungan dengan Fia, Ayah Mila jarang pulang ke rumah. Hubungan mereka juga kian renggang.

"Ayah gua bahkan ga pulang udahh beberapa bulan ini, kadang dia pulang cuma buat numpang tidur makan dan mandi habis itu pergi lagi, komunikasi gua udh jelek sm ayah gua, bahkan dia sempet nuduh gua ngerokok yg gatau itu omongan drmn? pdhl dia ga pernah tau kehidupan sklh gua," jelasnya.

Skandal ini memicu gelombang reaksi di media sosial, dengan masyarakat online mengutuk tindakan perselingkuhan tersebut. Sementara kebanyakan dari warganet menilai jika wajah para pelakor selalu mirip satu dengan yang lainnya. 

"Kenapa muka pelakor mirip2 ya kek emng gitu cetakannya, " Ujar @yin***.

"Bukan soal ngerti perasaan...tapi Dosa apa yg paling Dosa...yaitu Dosa yg dilakukan tapi tidak merasa Dosa.....biarkan Waktu dan Azab ....orang Mabuk bisa sembuh...orang perokok bisa sembuh...orang PENJAHAT KELAMIN..PELAKOR...tidak akan pernah sembuh kecuali AZAB," Kata @otnel***.

"Hal yg diawali dg tidak baik, tidak akan pernah berakhir dg kebaikan.. hukum tuai dan tabur, " Sahut @raden***.

Hukum Perselingkuhan dalam Pandangan Islam

Baca Juga : 5 Rekomendasi Film Cocok Temani Akhir Pekan

Hukum perselingkuhan dalam Islam tentu saja diharamkan sebab termasuk perbuatan zina. Dilansir dari NU Online, Rasulullah SAW melarang keras seseorang mengganggu keharmonisan rumah tangga orang lain. Sebagaimana diterangkan dalam hadits:

عن أبي هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لَيْسَ مِنَّا مَنْ خَبَّبَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِها أو عَبْدًا عَلَى سَيِّدِه

Artinya: Dari Abu Hurairah ra, ia berkata Rasulullah saw bersabda, "Bukan bagian dari kami, orang yang menipu seorang perempuan atas suaminya atau seorang budak atas tuannya" (HR Abu Dawud).

Berdasarkan hadits tersebut, Islam memandang buruk perselingkuhan dan perbuatan tipu daya yang dilakukan seorang lelaki untuk menjauhkan perempuan dari suaminya.

Sementara pada hadits lain, Rasulullah SAW juga dengan lugas melarang perempuan untuk menuntut seorang laki-laki menceraikan istrinya dengan maksud menguasai apa yang telah menjadi hak istrinya selama ini.

عن أبي هريرة يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قال لَا تَسْأَلِ المَرْأَةُ طَلَاقَ أُخْتِهَا لِتَكْفِئَ مَا فِي إِنَائِهَا

Artinya: Dari Abu Hurairah yang sampai kepada Rasulullah saw, ia bersabda, "Janganlah seorang perempuan meminta perceraian saudaranya untuk membalik (agar tumpah isi) nampannya." (HR Tirmidzi).

Imam An-Nawawi memahami perempuan dalam hadits tersebut ialah pihak ketiga yang ingin merebut suami orang lain.

Selain itu, turut diterangkan dalam buku Fiqh Keluarga Terlengkap karya Rizem Aizid, perselingkuhan merupakan penyebab paling utama suami-istri bercerai.

Perselingkuhan dalam Islam dikatakan sebagai perbuatan zina muhsan. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT pun telah menetapkan hukuman keras bagi para pelaku zina.

ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Artinya: "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman." (QS An-Nur: 2).


Topik

Peristiwa Perselingkuhan viral perselingkuhan kasus perselingkuhan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya