JATIMTIMES – Jajaran Satnarkoba Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap dan mengamankan tersangka sindikat pengedar narkoba jenis sabu seberat 6 kilogram. Ketiga tersangka yang diamankan aparat kepolisian ternyata menjadi satu rangkaian perkara dengan inisial KDS, MTS dan AAS.
Berdasarkan kronologi pengungkapan dan penangkapan terhadap para pelaku, Sat Narkoba Polresta Banyuwangi pada awalnya berhasil mengamankan tersangka KDS dengan barang bukti (BB) satu paket sabu. Dari penangkapan KDS tersebut, penyidik Sat Narkoba Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan MTS yang merupakan penjual satu paket sabu kepada KDS.
Baca Juga : PBFI Kota Malang Mulai Petakan Kompetitor pada Porprov IX Jatim
Dari tangan tersangka MTS aparat kepolisian Banyuwangi berhasil menemukan lima paket sabu. Atas kepemilikan barang haram tersebut, penyidik langsung mengintrogasi MTS untuk menemukan pemasok barang terlarang tersebut.
Selanjutnya dari hasil interogasi itulah, akhirnya jajaran Satnarkoba Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan bandar narkoba kelas kakap. Bandar kelas kakap tersebut diketahui indentitasnya berinisial AAS, yang berasal di Kecamatan Kalipuro.
Dari tangan AAS itu, petugas berhasil mendapatkan BB sebanyak 13 paket sabu yang terdiri dari enam paket sabu bungkus teh Cina dan tujuh paket plastik kecil yang total beratnya 6 Kilogram atau 6.182 gram.
Namun sebagian BB telah digunakan untuk keperluan Polda Jatim dalam pemusnahan Rabu kemarin (3/4/2024),. Sedangkan sebagian lagi masih menjadi bukti dalam melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP).
"Tidak semua BB dimusnahkan, hanya sebagian saja karena untuk bukti dalam proses BAP dan persidangan mendatang," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nanang Haryono.
Baca Juga : Warga Kabupaten Malang Terlibat Kasus Uang Palsu, Polisi Gencarkan Patroli dan Sosialisasi
Nanang menuturkan ketiga tersangka saling berkaitan dalam pengungkapan kasus sindikat narkoba kelas kakap tersebut. Dimana dugaan pelanggaran hukum dari ketiga tersangka itu, dua diantaranya hanya sebagai pembeli dan pemakai. Sedangkan satu orang tersangka sebagai pengedar karena barang bukti yang diamankan petugas cukup banyak.
"Nah, dari bukti tersebut juga kita kembangkan lagi untuk menjadi asal barang terlarang yang sebanyak 13 paket sabu dengan rincian enam paket bungkus teh Cina dan tujuh paket bungkus plastik," pungkas Nanang.