free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Kinerja Ekspor Perhiasan Asal Jatim Moncer, Paling Banyak Kirim ke Swiss

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Mar - 2024, 01:52

Loading Placeholder
Ilustrasi perhiasan.

JATIMTIMES - Perhiasan masih menjadi komoditas andalan dalam kinerja ekspor dari wilayah Jawa Timur (Jatim). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, komoditas yang memberikan peranan terbesar pada nilai total ekspor Jatim di bulan Januari 2024 adalah komoditas barang perhiasan. Baik dari logam mulia lainnya, disepuh atau dipalut dengan logam mulia maupun tidak.

Tak tanggung-tanggung, komoditas tersebut memberikan  peranan sebesar 15,61 persen terhadap kinerja ekspor Jatim secara keseluruhan. BPS menyebut, perhiasan sebagaimana spesifikasi yang telah disebutkan itu menyumbang nilai ekspor mencapai USD 310,73 juta pada Januari 2024. 

Baca Juga : Serahkan LKPD Tahun 2023, Pj Wali Kota Malang: Bukan Sekadar untuk WTP

"Komoditas ini mayoritas diekspor ke Swiss capaian senilai USD 103,20 juta," tulis BPS Jatim dalam laporan terbarunya, dikutip pada Selasa (5/3/2024).

Jika dibandingkan bulan sebelumnya (m-to-m), kinerja ekspor perhiasan asal Jatim tercatat menurun 19,87 persen. Pada Desember 2023 lalu, nilai ekspor komoditas ini memang lebih besar, yakni mencapai USD 387,77 juta. Meski begitu, secara tahunan (y-on-y) jika dibandingkan dengan Januari 2023, ekspor perhiasan asal Jatim melonjak 272,78 persen dari hanya USD 83,35 juta menjadi USD 310,73 juta.

Lebih lanjut, komoditas ekspor terbesar berikutnya adalah komoditas katoda tembaga murni dengan nilai ekspor USD 161,94 juta dan mayoritas diekspor ke Malaysia dengan nilai sebesar USD 55,24 juta. Kemudian, ada minyak bumi mentah dengan nilai ekspor USD 81,65 juta yang seluruhnya diekspor ke Thailand.

Berdasarkan 15 komoditas ekspor nonmigas Jatim pada bulan Januari 2024 dengan nilai terbesar, komoditas minyak bumi mentah merupakan komoditas yang mengalami kenaikan persentase ekspor paling tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu mengalami peningkatan sebesar 585,02 persen atau meningkat dari USD 11,92 juta menjadi USD 81,65 juta. 

Sementara itu komoditas dengan persentase penurunan ekspor terbesar terjadi pada komoditas limbah dan potongan logam precious (oth dari emas, platinum, perak), limbah dan skrap yang mengandung logam mulia/senyawa logam, terutama untuk pemulihan logam mulia daripada barang dari pos 8549 yaitu turun sebesar 72,04 persen atau dari USD 250,48 juta menjadi USD 70,03 juta pada Januari 2024.

Secara keseluruhan, kinerja ekspor Jatim pada bulan Januari 2024 mengalami penurunan sebesar 7,39 persen dibandingkan bulan Desember 2023, yaitu dari USD 2,15 miliar menjadi USD 1,99 miliar.  Sementara dibandingkan Januari 2023, nilai ekspor justru mengalami peningkatan sebesar 16,75 persen.

Baca Juga : Pelayanan Publik Polresta Malang Kota Raih Penghargaan Kategori Kualitas Tinggi dari Ombudsman

"Penurunan nilai ekspor dibanding bulan lalu dipicu oleh kinerja ekspor sektor nonmigas yang turun lebih besar dibandingkan peningkatan yang terjadi pada kinerja ekspor sektor migas," jelas BPS.

Apabila dibandingkan bulan sebelumnya, ekspor sektor nonmigas mengalami penurunan sebesar 10,70 persen, yaitu dari USD 2,13 miliar menjadi USD 1,90 miliar. Nilai ekspor sektor nonmigas tersebut memberikan kontribusi sebesar 95,67 persen dari total ekspor bulan Januari 2024. Dibandingkan dengan nilai ekspor Januari 2023, nilai ekspor sektor nonmigas justru mengalami peningkatan sebesar 16,90 persen.

Sementara itu, nilai ekspor sektor migas pada bulan Januari 2024 naik sebesar 413,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari USD 16,79 juta menjadi USD 86,22 juta. Nilai ekspor sektor migas tersebut memiliki peranan sebesar 4,33 persen terhadap total ekspor Jawa Timur pada bulan Januari 2024. Jika dibandingkan dengan Januari 2023, nilai ekspor migas pada bulan Januari 2024 juga mengalami kenaikan sebesar 13,56 persen.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Nurlayla Ratri

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---