Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kuliner

1000 Porsi Bandeng Gratis, untuk Warga Sidoarjo Ramaikan Monumen Jayandaru

Penulis : Nur Hidayah - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Mar - 2024, 17:44

Placeholder
Chef Bonbon Santoso bersama Sekar Laut saat membagikan 1000 porsi makan gratis ke warga Sidoarjo.

JATIMTIMES – Total 1.000 porsi makan bandeng dibagikan secara gratis kepada warga di Monumen Jayandaru Alun-alun Sidoarjo.

Bandeng adalah salah satu kuliner khas Sidoarjo yang menjadi icon kota Delta yang banyak diminati para pecinta kuliner ikan air tawar ini.

Baca Juga : Harga Pangan Melejit 6,54 Persen, Terbesar Sumbang Inflasi Jatim Februari 2024

Acara yang digelar oleh Sekar Laut Group bersama dengan Chef Bobon Santoso, tampak ramai dikunjungi  para warga yang antusias melihat cara memasak bandeng dan mencicipi bumbu khas pedas yang akan dimasak secara langsung di tempat.

Herman Kurniawan, Digital Marketing Manager mengatakan, giat ini merupakan wujud support perusahaan kepada warga Sidoarjo sebagai daerah penghasil udang dan bandeng yang terbaik. Selain itu juga memperkenalkan lambang pada puncak monument, Alun – Alun Sidoarjo yang diresmikan 29 Mei 2015 lalu oleh pendiri Sekar Group tersebut.

“Karena sesuai ikon Sidoarjo sendiri, Monumen Jayandaru dan bandeng melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. Maka kita ambil icon bandeng untuk membagi kebahagiaan bersama warga Sidoarjo,” ungkapnya, Minggu (3/3/2024).

Ia melanjutkan, ikan bandeng sengaja dibeli langsung dari petani bandeng (tambak) yang banyak terdapat di Sidoarjo.

“Total ada 100 kilogram bandeng, diantaranya 3 bandeng jumbo ukuran @3 kg dan bandeng ukuran 1 kilogram jumbo dengan total sekitar 1200 pcs bandeng langsung dari tambak Sidoarjo asli kita beli disana semua dan masih fresh,” imbuhnya.

Adapun Chef Bonbon, pria dengan ciri khas memasak dengan kuali besar ini membuat olahan menu Tumis Bandeng Sambal Terasi dan memilih bandeng sebagai bahan utama karena, bandeng merupakan ikon khas Kota Delta yang menjadi hasil tambang yang melimpah di Sidoarjo.

“Ikan bandeng adalah ikon Kota Sidoarjo. Selain itu ikan bandeng juga sangat kaya akan nutrisi sehingga sangat baik jika dikonsumsi warga Sidoarjo. Saya sangat senang melihat antusiasme warga juga terutama ibu – ibu yang hobby memasak,” jelasnya.

Adapun, satu porsi makan gratis yang dibagikan kepada warga Sidoarjo berisi nasi putih, tumis bandeng sambel terasi, kerupuk udang, serta air mineral.

Baca Juga : 3 Maret, Sebagian Wilayah Jatim Berpotensi Alami Hujan

“Nah, kita juga lengkapi menunya dengan kerupuk udang, karena Sidoarjo merupakan kota penghasil udang dan bandeng,” imbuhnya.

Bobon menjelaskan cara memasak tumis udang sambal terasi. Goreng bandeng yang telah dicuci bersih dan dipotong sesuai selera, kemudian tambahkan bumbu sambal terasi instan.

“Tipsnya agar bandeng tidak amis dan bau tanah, rendam di larutan asam. Jika tidak ada asam jawa dapat menggunakan lemon atau jeruk nipis," paparnya.

Acara ini juga dihadiri oleh PJ Sekda Sidoarjo, Andjar Sirjadianto; Presiden Direktur PT Sekar Laut, Tbk., Welly Gunawan,  Direktur Produksi PT Sekar Laut, Tbk., Sandiono Sungkono; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig dan Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Sidoarjo, Ifrochah Iffa.

Selain membagikan paket makanan gratis, ada juga hiburan senam Zumba dalam rangkaian acara untuk menghibur masyarakat Sidoarjo yang sedang menikmati hari minggu mereka di Alun-Alun Sidoarjo.


Topik

Kuliner Chef Bonbon bandeng sidoarjo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nur Hidayah

Editor

Sri Kurnia Mahiruni