free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Hadiri Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK, Megawati Singgung Banyak Hal

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

04 - Feb - 2024, 01:19

Loading Placeholder
Megawati di kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menghadiri acara kampanye akbar Ganjar-Mahfud, Konser Salam Metal, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/2/2024). Dalam pidatonya, Megawati menegaskan rakyat tidak boleh dipecah-belah demi melanggengkan kekuasaan.

"Bayangkan, kalian ini sebagai pewaris kemerdekaan ini seharusnya harus tahu, siapapun orangnya, kalau merasa sebagai Warga Negara Republik Indonesia, maka sebenarnya kita tidak boleh dipecah-pecah hanya karena berkeinginanan melanggengkan kekuasaan. Betul apa tidak?" kata Megawati saat pidato di GBK, Sabtu (3/2/2024).

Baca Juga : Wawali Armuji: Pemilih Ganjar- Mahfud Tanpa Iming-iming

Megawati menyampaikan kepada pendukung PDIP serta paslon Ganjar-Mahfud untuk tidak takut kepada orang yang merugikan rakyat.

“Jadi kalau ada yang berniat-niat atau melakukan hal-hal yang merugikan rakyat Indonesia, apakah kamu takut? Apakah kamu takut?" kata Mega yang dijwab 'Tidak' oleh massa.

Menurutnya, aturan di Indonesia melindungi seluruh rakyat Indonesia. Presiden sampai dangan TNI/Polri adalah rakyat Indonesia.

"Kenapa (tidak takut)? Karena perundangan kita itu melindungi seluruh rakyat Indonesia dimanapun mereka berada. Apa dia presiden, apa dia menteri, apadia namanya TNI, Polri. Dia adalah rakyat Indonesia ingat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Megawati sempat menyinggung kasus Aiman Witjaksono, mantan jurnalis yang kini menjadi juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

“Enak aja. Anak orang dipanggil polisi. Whuooh... Itu tahu nggak Pak Aiman? Enak aja, anak orang dipanggil-panggil," kata Megawati.

Ia pun mengaku heran dengan kasus Aiman tersebut. Megawati lalu mengingatkan bahwa dirinya pernah menjadi panglima tertinggi.

“Hello Pak, pangkat lo apa sih? Jenderal? Eh jelek-jelek saya pernah panglima tertinggi loh," kata Megawati.

Ia menilai, sebutan panglima tertinggi itu tak terhapus. Sebab, Megawati pernah menjadi presiden dan wakil presiden.

"Tidak pernah terhapus loh, karena saya disebut presiden kelima Republik Indonesia. Boleh dong sekali-sekali sombong, sudah begitu saya juga pernah wapres loh," ujarnya.

Baca Juga : IFSR dan YDF Bersama Pelajar Jatim Desak Revisi Undang-Undang Sisdiknas

Megawati merasa heran dengan kondisi kader-kader dan pendukungnya dalam proses Pilpres 2024. Megawati meyakini kondisi itu karena ada pihak yang khawatir kalah pada Pilpres 2024.

"Enak aja anak-anak saya mau supaya, kenapa sih kalian dibegitukan? Karena mereka takut kalah dan iya mereka pasti kalah oleh kita di dalam satu putaran, sanggup apa tidak?" imbuhnya.

Lebih jauh Megawati mengungkapkan dialognya dengan Prananda Prabowo dan Puan Maharani. Kedua anaknya itu mengingatkan soal sabar sebanyak tiga kali.

“Iya ibu hari-hari ini, apa ya, sama Mbak Puan, ini Mas Nanan, bilangnya gini 'Mama sabar, sabar, sabar'. Ngomong sabarnya 3 kali loh," kata Megawati.

Namun, Megawati merasa tak sabar lama kelamaan, Megawati mengungkapkan alasannya. Megawati menyinggung soal intimidasi kekuasaan.

"Eh tapi lama-lama kok nggak sabar ya. Karena saya nggak bisa melihat bahwa yang namanya kekuasaan itu dipergunakan untuk mengintimidasi yang sama-sama rakyat Indonesia," ujar Megawati.

"Yang mempunyai hak sama di dalam hukum konstitusi kita, yang dibuat oleh pendiri dan pejuang kita, dikatakan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama, sama, sama, di mana? Di mata hukum, ingat," imbuhnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---