JATIMTIMES - Operasi Lilin Semeru sejak 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 telah usai. Sepanjangan 13 hari tersebut terdapat 1.861.644 kendaraan masuk ke Kota Batu. Data tersebut tercatat di Dinas Perhubungan Kota Batu dengan jumlah volume kendaraan terbanyak pada momen libur Natal dan Tahun Baru pada Minggu 22 Desember 2023.
“Puncak arus lalu lintas terbanyak sebelum Natal sebanyak 210.493 kendaraan,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Agoes Machmoedi, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga : TKN Laporkan Bawaslu Jakpus ke DKPP Usai Putusan Gibran Langgar Aturan Usai Bagi-bagi Susu di CFD
Rinciannya volume kendaraan yang masuk Kota Batu pada 22 Desember 2023 sebanyak 159.628 kendaraan. Pada 23 Desember 2023 mengalami penurunan menjadi 110.023 kendaraan. Selanjutnya 24 Desember 2023 volume kendaraan naik drastis hampir dua kali lipat sebanyak 210.493 kendaraan.
Kemudian pada Natal 25 Desember 2023 jumlah kendaraan yang masuk mengalami penurunan menjadi 164.654 kendaraan. Lalu pada 26 Desember 2023 terjadi peningkatan sejumlah 170.107 kendaran.
Selanjutnya 27 Desember 2023 mengalami penurunan volume kendaraan menjadi 131.292 kendaraan. Lalu pada 28 Desember 2023 terjadi peningkatan kembali sebanyak 172.141 kendaraan.
Di 29 Desember 2023 volume kendaraan mengalami peningkatan meski tidak banyak sejumlah 177.202 kendaraan. Pada 30 Desember 2023 ada penurunan yang cukup drastis menjadi 101.940 kendaraan. Namun pada 31 Desember 2023 volume kendaraan mengalami lonjakan mencapai 170.981 kendaraan. Tapi di awal Januari 2024 volume kendaraan turun menjadi 151.191 kendaraan. Dan diakhir operasi lilin 2 Januari 2023 jumlah masuk ke Kota Batu sejumlah 141.982 kendaraan.
“Data pelanggaran yang masuk dalam sistem kami selama Operasi Lilin Semeru juga cukup banyak, mulai dari ratusan hingga puluhan ribu,” imbuh Agoes.
Terbanyak pelanggaran terjadi pada 31 Desember sebanyak 13.307 kendaraan. Dimulai pada 22 Desember 2023 terdapat 133 pelanggaran. Di tanggal 23 Desember 2023 ada 9.305 pelanggaran. Pada 24 Desember jumlah pelanggaran mencapai 11.803 kendaraan. 25 desember 2023 sebanyak 10.340 pelanggaran. Di 26 desember 2023 sejumlah 9.563 pelanggaran. Pada 27 desember 2023 angka pelanggaran ada kenaikan sedikit sebanyak 9.804 pelanggaran.
Baca Juga : TPN Ganjar-Mahfud Kecam Surat Suara Simulasi Pilpres 2024 Cuma 2 Paslon
Kemudian pelanggaran pada 28 desember 2023 mengalami kenaikan sebanyak 11.066 kendaraan. Sementara pada 29 desember 2023 angka pelanggaran mengalami penurunan meski tidak banyak, yakni 10.515 pelanggaran.
Pada 30 desember 2023 jumlah pelanggaran yang masuk naik sebanyak 10.740 kendaraan. Lalu pada 1 januari 2024 mengalami penurunan meski tidak banyak sejumlah 12.035 kendaraan. Dan 2 januari 2023 juga menurun meski masih berada diangka 11.229 kendaraan.
“Dengan total pelanggaran selama Operasi Lilin Semeru sebanyak 131.841 pelanggaran,” terang Agoes. Dari jumlah tersebut kendaraan yang mendominasi adalah roda dua.