JATIMTIMES - Sekelompok warga tiba-tiba membuat ricuh saat proses pengantaran jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura, Papua. Kericuhan ini membuat mobil terbakar hingga aparat dan Pj Gubernur terluka.
Dilansir dari detikSulsel, kericuhan berawal saat jenazah Lukas hendak dibawa dari Bandara Sentani ke tempat persemayaman di STAKIN dengan kendaraan oleh pihak keluarga. Namun warga tiba-tiba menyetop dan mendesak agar mereka bisa mengarak peti jenazah Lukas Enembe ke tempat persemayaman.
Baca Juga : Catatan Akhir 2023 Asosiasi Pengajar Hukum, Bantuan Hukum dari Negara Masih Rendah
Massa juga menyerang aparat dan kendaraan aparat. Ada aparat yang terluka. Sementara, rombongan Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun berada di belakang massa arak-arakan jenazah Lukas Enembe. Ridwan yang berada di dalam mobil turut terkena lemparan batu hingga kepalanya terluka.
Ridwan selanjutnya dievakuasi sejumlah aparat untuk mendapatkan perawatan. Sementara massa tetap melanjutkan perjalanan mengantarkan jenazah Lukas Enembe.
Belum diketahui apa pemicu kericuhan itu. Sejauh ini, aparat masih berupaya menenangkan massa. Sementara jenazah Lukas Enembe berhasil dibawa aparat ke STAKIN untuk disemayamkan.
Baca Juga : Malang Alami Hujan Badai, Rumah Warga Turen Roboh Diterjang Angin
Adapun Lukas Enembe meninggal di RSPAD Jakarta pada Selasa (26/12). Lukas meninggal saat menjalani hukuman 10 tahun penjara atas kasus suap. Jenazah Lukas kemudian dibawa ke Jayapura untuk dimakamkan hari ini.