JATIMTIMES - Tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) meledak pada saat pekerja melakukan perbaikan di bagian tungku. Dilaporkan puluhan pekerja menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit.
Ledakan hebat disebut terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP) di Kecamatan Bahodopi, pagi hari ini.
Baca Juga : Nelayan Situbondo yang Dilaporkan Istrinya Hilang Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya
Video detik-detik peristiwa itu viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @morowali_info. Dalam video, terlihat kebakaran melanda smelter. Api terlihat cukup besar dan asap mengepul memenuhi wilayah smelter.
Kronologi kejadian
Pada pukul 5.30 menurut kesaksian karyawan pero silicone PT ITSS sedang melakukan perbaikan tungku, dan melakukan pemasangan plat pada bagian tungku tersebut yg mengakibatkan ledakan sehingga membuat beberapa tabung oksi di sekitaran area juga meledak..
Dikonfirmasi sementara jumlah korban
Di dua klinik, klinik 1 dan klinik 2, jumlah korban sebanyak 35 orang
-Meninggal bertambah menjadi 12 orang
-Kritis dalam penangan medis
-Luka berat dalam penanganan medis
-Luka ringan dalam penanganan medis
Sebagian Korban berat di sekujur tubuh diperkirakan 70% luka bakar
Untuk sementara pelayanan klinik 1 ditutup untuk pasien berobat
Baca Juga : Pembatasan Angkutan Barang saat Nataru, Polres Malang Cek Kesehatan dan Kelaikan Kendaraan
Untuk data korban belum bisa dikonfirmasi saat ini karena masih dalam penanganan pihak klinik," tulis penjelasan akun tersebut dikutip Minggu, (24/12/2023).
Peristiwa ledakan itu kemudian dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Morowali, Ipda Hamid.
"Iya benar, telah terjadi kecelakaan kerja di PT.ITSS di IMIP," kata Hamid dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu (24/12).
Hamid mengaku belum mengetahui pasti kronologi dari peristiwa itu. Tapi, ia memastikan peristiwa ini membuat sejumlah karyawan menjadi korban, bahkan ada yang meninggal dunia.
"Benar ada korban, anggota Polres Morowali sementara di lapangan, masih olah TKP. Untuk keterangan menunggu, anggota sementara di lapangan," pungkasnya.