Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Tekno

Omegle, Situs Obrolan Video Online Gratis Tutup 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

09 - Nov - 2023, 18:50

Placeholder
Ilustrasi situs Omegle. (Foto: situs fanscotian)

JATIMTIMES - Jika kamu mengalami usia remaja sekitar pertengahan 2010-an, barangkali nama Omegle sudah tak asing didengar. Namun kabarnya situs obrolan video online gratis tersebut akan segera menutup layanannya. Kabar ditutupnya Omegle pun mencuri perhatian publik hingga menjadi trending dalam penelusuran Google pada Kamis (9/11/2023). 

Omegle sendiri mengumumkan akan menutup layanan mereka setelah beroperasi hampir 14 tahun, yakni sejak 2009. Pengumuman soal berakhirnya layanan Omegle ini diungkapkan langsung sang pendiri Leif K-Brooks. 

Baca Juga : Viral, Perahu Bebek UMM yang Dinaiki Mahasiswa Ini Ditarik karena Hujan Deras

Melansir Tech Crunch, Kamis (9/11/2023), keputusan ini diambil K-Brooks lantaran pengoperasian layanan tersebut tidak lagi berkelanjutan, baik secara finansial maupun psikologis.

Pada unggahannya, Leif juga mengaku kecewaa terhadap perubahan yang terjadi di internet dalam satu dekade terakhir. Sekadar informasi, Omegle dalam beberapa tahun terakhir memang tengah menjadi sorotan akibat penyalahgunaan yang dilakukan pengguna melalui platform tersebut.

Oleh karenanya, layanan Omegle banyak mendapat kritik akibat laporan banyaknya aktivitas yang mencurigakan, terutama di masa pandemi. Leif sendiri menyebut jika pihaknya telah berupaya untuk mengatasi beberapa persoalan yang muncul, tapi nyatanya tidak memberikan dampak signifikan.

"Meskipun saya berharap keadaannya berbeda, tekanan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk perjuangan ini--ditambah tekanan dan biaya untuk mengoperasikan Omegle, dan memerangi penyalahgunaannya--sangat berlebihan," tulis Leif.

Meski tidak dijelaskaan secara rinci, Leif mengklaim ada rentetan serangan terus menerus pada layanan komunikasi seperti Omegle yang dilakukan oleh sekelompok pengguna jahat. Akibatnya, platform komunikasi semacam ini terus mendapat sorotan dari regulator di beberapa negara.

Baca Juga : Hujan Disertai Angin Kencang, Ranting Pohon Berserakan di Jalanan Kota Batu

Sebelum Omegle tutup, platform ini memang dilaporkan beberapa kali harus berurusan dengan persoalan terkait hukum. Berdasarkan catatan BBC, Omegle ternyata kerap disebut-sebut dalam 50 kasus pedofilia di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, dan Australia.

Meski jumlah pengguna layanan ini memang tidak sebanyak dulu. Namun dari data dari SimiliarWeb menunjukkan bahwa situs ini ternyata masih menarik sekitar 50 juta pengunjung di bulan Oktober lalu.


Topik

Tekno omegle omegle tutup



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya