JATIMTIMES - Lahan tebu dengan luas sekitar dua hektar di Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang ludes terbakar, Selasa (22/8/2023). Penyebab kebakaran diduga disebabkan karena pembakaran daduk atau daun tebu yang merembet.
Data Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang menyebut, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta. Selain itu kebakaran juga menyebabkan satu korban mengalami luka bakar.
Baca Juga : Imbas Konflik PDAM Tirta Penataran dengan Perkebunan, Air Diputus dan Pelanggan Jadi Korban
Pernyataan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Sigit Yuniarto. "Indikasi sumber api penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran daduk yang menjalar ke lahan tebu," ungkapnya saat dikonfirmasi Selasa (22/8/2023).
Diperoleh keterangan, lahan tebu yang terbakar tersebut diketahui milik Supandri. Pria 54 tahun tersebut merupakan warga Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. "Informasinya kebakaran terjadi tadi (Selasa, 22/8/2023) pagi sekitar pukul 10.25 WIB," ungkap Sigit.
Beberapa warga yang mengetahui adanya kebakaran, sempat berupaya memadamkan api. Namun, banyaknya tanaman tebu yang mudah terbakar, membuat api susah untuk dipadamkan.
Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Turen sebelum kemudian dilanjutkan ke Damkar Kabupaten Malang. "Ada tiga unit mobil pemadam kebakaran yang kami kerahkan ke lokasi kejadian," ungkapnya.
Selain petugas Damkar Kabupaten Malang, personel gabungan dari unsur kepolisian dan TNI juga turut dilibatkan dalam proses pemadaman kebakaran. "Sekitar satu jam setelah anggota kami tiba di lokasi dan melakukan tindakan penanggulangan, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan," tuturnya.
Baca Juga : Progres Capai 51 Persen, Bozem Tangkal Banjir Tunggulwulung Ditarget Selesai Akhir November
Hingga kini peristiwa kebakaran tersebut masih di dalami oleh pihak kepolisian. Terkait kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta. "Diperkirakan kebakaran menyebabkan kerugian kurang lebih Rp 100 juta. Namun untuk kepastiannya, masih didalami oleh pihak berwajib," ujarnya.
Selain menyebabkan kerugian materiil, kebakaran juga mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar. Korban diketahui bernama Bagus. Korban yang kini berusia 50 tahun tersebut merupakan warga Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. "Korban mengalami luka bakar ringan. Terkait kepastian dan kondisinya saat ini, masih ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian," tukasnya.