free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Safari Dakwah ke Negeri Jiran, UAS Disambut Hangat PM Anwar Ibrahim Hingga Ribuan Warga Malaysia

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Jul - 2023, 14:42

Loading Placeholder
UAS saat ceramah di Malaysia dan dihadiri ribuan penonton. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Beberapa hari terakhir, Ustadz Abdul Somad (UAS), ulama asal Indonesia, melakukan safari dakwah di negeri Jiran Malaysia.

Kedatangan Ustad Abdul Somad ke Malaysia itu mendapat sambutan hangat dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. 

Baca Juga : Besok, Jokowi Bakal Lantik Pengganti Menkominfo Johnny G Plate

“Hari ini saya menerima kunjungan Ustaz Abdul Somad Batubara, pendakwah yang berasal dari Sumatera Utara, Republik Indonesia yang juga dalam rangka siri ceramah di Malaysia minggu ini,” ucapnya melalui akun Twitter, @anwaribrahim dikutip Senin (17/7/2023).

Anwar Ibrahim menyambut kedatangan UAS di kantornya. Pada kesempatan itu, terlihat UAS yang memakai pakaian semiformal dan memakai topi saat bertemu dengan orang nomor satu di pemerintahan Malaysia tersebut.

Pada momen tersebut, keduanya membahas soal dinamika dakwah serta isu-isu yang terjadi di agama islam.

"Dalam pertemuan ini antara lain kami membincangkan dinamika dakwah dan isu-isu agama yang merentas sempadan Alam Melayu. Saya hargai usaha dakwah Ustaz Abdul Somad yang aktif khususnya di alam Melayu. Sesungguhnya para da'ie dan ulama di alam Melayu ini saling mendukung dan melengkapi pemerintahan umara' sejak sekian lama," ucap Anwar.

Anwar pun sempat memuji metode dakwah UAS dalam menyebarkan syiar di Tanah Melayu. Anwar mengaku, ia bersama UAS menyampaikan pentingnya menyampaikan dakwah berlandaskan kesederhanaan dan hikmah dalam menyampaikan pesan Islam dengan lebih bijaksana ke masyarakat.

“Peranan ulama Melayu seperti Syeikh Daud al-Fatani, Syed Abdul Samad al-Falimbani, Raja Ali Haji dan Buya Hamka punyai hikmah, kedalaman ilmu dan berani dalam melaksanakan dakwah telah ditampilkan untuk perjuangan melawan penjajah serta benteng kepada akidah umat di rantau ini,” ujar Anwar.

Selain mendapat sambutan hangat dari PM Malaysia, Anwar Ibrahim, UAS juga mendapat sambutan hangat dari para masyarakat Malaysia.

Hal itu terlihat dari lautan manusia yang menunggu akan dakwah dari UAS. Dalam sebuah postingan di akun Tiktok @icall cell, terlihat ribuan jamaah duduk bersila untuk menyimak tausiyahnya di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur.

Ribuan jamaah itu juga terlihat mengikuti gerakan UAS yaitu mengayunkan tangan sembari menghidupkan senter ponsel masing-masing.

Tentu saja pemandangan tersebut sangat indah dipandang. Nampak UAS yang juga bahagia melihat banyaknya orang menunggu ceramahnya.

Saking banyaknya para jamaah yang hadir dalam kesempatan itu, pengunggah video mengaku merinding.

"Apa cuma saya yang merinding!!!," tulis keterangan dalam video.

Perlakuan mulia yang diberikan masyarakat Malaysia itu menarik warganet untuk berkomentar. Banyak di antara mereka yang membandingkan saat UAS di negaranya sendiri dan di negara orang lain.

"di negara orang aja d hargai..tp dinegara sendiri masih banyak yg mencaci..sehat selalu ustad ku....," tulis @Guntal**.

"di negeri sendiri..dicaci,dimaki bahkan difitnah," tulis @uki***.

"subhanallah di negeri orang segitu banyak yg mencintai dan suka sm UAS sehat selalu pk ustadz Aamiiiin," tulis @Muhammad***.

Adapun komentar-komentar itu dilatarbelakangi oleh insiden penolakan beberapa lembaga dan daerah pada dakwah yang akan diberikan oleh UAS di Indonesia.

Baca Juga : Kebakaran di Gudang Bahan Bakar Pabrik Gula Krebet Baru Padam Setelah 20 Jam

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa lembaga dan daerah di Indonesia yang pernah menolak Ustad Abdul Somad.

Universitas Gadjah Mada

Pada 12 Oktober 2019 Ustaz Abdul Somad direncanakan menjadi pengisi kuliah umum di Masjid Umum Kampus UGM. Akan tetapi, hal itu batal terjadi lantaran rektorat tidak memberikan izin.

Adapun alasan penolakannya adalah ada tekanan dari alumni dan UAS dianggap kontroversial. Satu hal lagi, UAS dikaitkan dengan pelantikan Jokowi sebagai presiden terpilih.

Keraton Yogyakarta

Penolakan ini terjadi pada Oktober 2019 dan bahkan sempat viral. Beredar di media sosial surat yang berisi tidak dikabulkannya izin penggunaan Kagungan Ndalem Masjid Gedhe Keraton, Ndalem Pengulon, dan Alun-alun Utara sisi barat, Kota Yogyakarta, untuk acara Muslim United oleh Forum Ukhuwah Islamiyah pada 11-13 Oktober 2019.

Surat tersebut memakai kop Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Kawedanan Hageng Panitrapura. Ada tanda tangan Pengageng Kawedanan Hageng Panitrapura, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono pada surat tersebut.

Jepara

UAS juga pernah dijadwalkan mengisi ceramah di Ponpes Al Husna, Mayong, Jepara. Tapi, acara itu urung dilakukan karena ada penolakan dari GP Ansor.

Penolakan diumumkan melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Cabang GP Ansor Jepara Syamsul Anwar dan Sekretaris GP Ansor Kusdiyanto. UAS dinilai menjadi boneka HTI.

Kudus

Penolakan terhadap UAS juga pernah terjadi ketika sang ulama dijadwalkan akan menjadi pengisi ceramah dalam acara tablig akbar di Pondok Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus (Ponpes-ABK) Al Achsaniyyah, Kudus, Jawa Tengah.

Jonggol

UAS ditolak oleh sejumlah masyarakat saat mau mengisi acara tablig akbar di daerah Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (17/6). Penolakan itu dideklarasikan lewat sebuah video yang tersebar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---