JATIMTIMES - Meski namanya tidak lagi tercantum sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Partai Golkar dalam Pileg 2024 mendatang, Suyatno menjamin tidak akan mengurangi perolehan kursi DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) 4 Kabupaten Banyuwangi.
Ungkapan tersebut disampaikan Suyatno, Anggota Fraksi Golkar Hanura DPRD Kabupaten Banyuwangi saat ditemui di gedung dewan.
Baca Juga : Kadiskominfo Kabupaten Malang Imbau Masyarakat Bijak Gunakan Teknologi Artificial Intelligence
Politisi asal Purwoharjo tersebut dalam Pemilu tahun depan tidak mencalonkan lagi dengan berbagai pertimbangan, salah satunya karena faktor kesehatan. Beberapa waktu lalu dirinya didiagnosis menderita penyakit Hepatitis C yang cukup parah. Masa pengobatan dan penyembuhan butuh waktu enam bulan.
Selain alasan kesehatan, dia tidak mencalonkan diri lagi sebagai anggota dewan karena faktor usia yang dirasa berat untuk mengemban amanat sebagai wakil rakyat.
"Saat ini usia saya sudah 59 tahun pada pemilu nanti saya sudah 60 tahun. Memang tidak ada aturan di partai politik, tetapi saya yakin banyak kader muda Partai Golkar yang mampu untuk mempertahankan perolehan suara di Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Pesanggaran, Bangorejo, Purwoharjo dan Siliragung dengan alokasi 7 kursi DPRD," ujar Yatno.
Dia menambahkan, sebagai kader yang dibesarkan Golkar dirinya tetap memberikan dukungan maksimal untuk mendapatkan dukungan dan suara rakyat. Harapannya, agar mampu menambah perolehan kursi di lembaga dewan dari Dapil 4. Tentunya butuh kerja cerdas, kerukunan, kekompakan dan kerja sama semua komponen Partai Golkar yang ada.
Salah satu kunci terpenting bagi calon anggota legislatif adalah penyampaian program kerja yang jelas. Janji-janji politik tersebut disampaikan dengan jelas dan gamblang kepada masyarakat pemilih.
Kemudian pada saat terpilih sebagai anggota dewan yang bersangkutan harus konsisten untuk melaksanakan program yang sudah dijanjikan.
“Sehingga, masyarakat percaya dan tetap memberikan dukungan pada saat dibutuhkan,” tambah Ketua KAHMI Banyuwangi itu.
Baca Juga : Mbok Rehana Ajak Warga Banyuwangi Nguri-Uri Budaya Celathu
Lebih lanjut dia menambahkan sampai saat ini dia masih menunggu sikap proaktif dari para caleg yang ada di Dapil 4 Banyuwangi . Dengan ditetapkannya sistem proporsional terbuka dalam pemilu mendatang, maka peluang dan kesempatan para calon cukup besar untuk terpilih sebagai anggota DPRD Banyuwangi.
"Asal mereka mau berjuang dan bekerja keras, menjaga komitmen dan konsisten dalam memperjuangkan hak rakyat dan mengemban sebagai wakil rakyat di lembaga dewan," tambah Suyatno.
Dia menyadari tidak semua pendukungnya memilih sebagai wakil rakyat bukan faktor Partai Golkar tetapi karena faktor-faktor lain.
"Sebagai kader yang dibesarkan Golkar saya berusaha maksimal menjembatani para Caleg di Dapil 4 untuk berkomunikasi dan koordinasi dengan para pendukung Golkar dalam pemilu mendatang. Apabila terpilih sebagai anggota dewan karena mampu meraih suara terbanyak butuh konsistensi dan komitmen untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat, minimal para pendukung di Dapilnya," pungkas Suyatno.