JATIMTIMES - PT Telkom Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menanam 10 ribu bibit pohon produksi di beberapa wilayah di Kabupaten Malang. Secara simbolis, penanaman bibit pohon produksi tersebut dilakukan di area Loro Pangkon Park di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (22/5/2023).
Bupati Malang, HM Sanusi menyebut penanaman 10 ribu pohon produksi tersebut salah satunya ditujukan guna mendongkrak perekonomian masyarakat.
Baca Juga : Hadirnya Perpusda di Kota Batu Dongkrak Minat Baca, Tahun 2022 Capai 23 Ribu Kunjungan
"Karena ini untuk membangkitkan ekonomi, maka yang ditanam pohon produksi," katanya saat ditemui awak media di sela agenda.
Dijelaskan Sanusi, salah satu bibit pohon produksi yang di tanam pada beberapa wilayah di Kabupaten Malang tersebut, adalah durian musangkin.
"Di samping nanti mengeluarkan oksigen, buahnya juga dapat bernilai ekonomis yang bagus. Apalagi ini musangkin," imbuhnya.
Saat ini, dijelaskan Sanusi, durian musangkin memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika dibandingkan dengan bibit durian lainnya. Per kilogramnya, durian musangkin bisa laku terjual di pasaran hingga Rp 400 ribu.
"Musangkin itu sekarang lagi in (naik daun, red), satu kilo itu antara Rp 300 hingga Rp 400 ribu. Sehingga nanti kalau dalam tiga tahun bisa berbuah, bisa lima kilogram saja, kan (hasilnya) sudah bisa Rp 2 juta," jelasnya.
Khusus penanaman bibit pohon produksi di Desa Kedungpedaringan, menurut Sanusi nantinya akan dikelola oleh pemerintah desa. Tentunya dengan melibatkan masyarakat setempat.
"Yang mengelola akan diserahkan kepada masyarakat semuanya, karena dibagi ke rumah-rumah, di sela-sela rumah yang kosong itu di ditanami pohon. Tapi yang ada area seperti ini, karena ini tanah desa, ya akan dikelola desa," jelasnya.
Ke depan, Sanusi berencana untuk menjadikan lokasi penanaman bibit pohon produksi sebagai ikon desa wisata baru di Kabupaten Malang.
"Harapannya kalau ini dirawat dan sudah berbuah nanti akan jadi ikon. Disini ada pasar buah, minimal ada durian musangkin dan alpukat yang dipasarkan di sini. Tujuannya untuk kemakmuran Kabupaten Malang," tuturnya.
Sanusi menambahkan, selain di Desa Kedungpedaringan, penanaman bibit pohon produksi juga akan dilakukan pada beberapa kecamatan di Kabupaten Malang.
"10 ribu itu disebar di tiga kecamatan, tadi secara simbolis sudah kita berikan," ujar Bupati Malang.
Baca Juga : Bupati Sanusi Mendapat Kejutan di Ulang Tahun ke-63 dari Guru-guru Raudhatul Athfal
Di saat bersamaan, General Manager (GM) Wilayah Telekomunikasi (Witel) Malang, Sonny Hidayat menuturkan agenda penanaman bibit pohon produksi tersebut merupakan program berkelanjutan yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia.
"Kenapa pohon produksi? Itu juga kita memilih. Kenapa durian musangkin? Karena pada waktu kita tanam mintanya apa yang bisa selain ekosistemnya bagus, dia juga bisa produksi," jelasnya.
Dengan pertimbangan tersebut, lanjut Sonny, masyarakat memilih untuk menanam tiga bibit pohon produksi. Yakni meliputi bibit pohon durian musangkin, jambu kristal dan alpukat.
"Kita selalu pilih orangnya mintanya itu apa, sehingga nanti menjaganya lebih teratur, lebih minat dan nanti akan memberikan manfaat karena bisa produksi," ungkapnya.
Sonny menambahkan, pihak pengelola yang mengemban tanggungjawab terkait keberlangsungan penanaman bibit pohon produksi tersebut, akan terus dikontrol. Sehingga setiap bulan akan ada laporan secara berkala. Yakni mulai dari berapa bibit yang sudah ditanam hingga berapa pohon yang sudah berbuah.
"Sehingga proses penanaman sampai selesai termasuk kontrolnya, nanti akan dilaporkan ke Bupati (Malang) termasuk kami (PT Telkom Indonesia) sebagai pemilik programnya," ujar Sonny.
Pihaknya berharap, dengan adanya program penanaman bibit pohon produksi tersebut, bisa selaras dengan proyeksi pembangunan di Kabupaten Malang. Termasuk berkolaborasi dengan Pemkab Malang dalam mewujudkan desa wisata.
"Jadi kita berkelanjutan, karena kita juga hidup di kabupaten yang sama, berproduksi yang sama. Maunya masyarakatnya maju. Sehingga kita berkomitmen untuk membangun Kabupaten Malang secara bersama-sama," tukasnya.