Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Viral Rekaman Audio Oknum DPRD Lampung Ancam Petani, Netizen Langsung Temukan Identitasnya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

20 - May - 2023, 11:12

Rekaman audio oknum anggota DPRD Lampung yang lontarkan kata-kata kotor pada petani. (Foto dari @fuckbitch)
Rekaman audio oknum anggota DPRD Lampung yang lontarkan kata-kata kotor pada petani. (Foto dari @fuckbitch)

JATIMTIMES - Beredar di media sosial Tiktok rekaman audio ancaman yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Lampung kepada seorang petani.

Dalam rekaman yang dibagikan oleh akun Tiktok @fuckbitch, terdengar oknum DPRD itu melontarkan kata-kata kasar kepada lawan bicaranya yang dinarasikan seorang petani. Tak hanya melontarkan kata-kata kasar, namun oknum DPRD tersebut juga mengancam dan tak memberikan waktu untuk petani itu menjawab segala yang ia lontarkan. 

Berikut percakapan lengkapnya :

DPRD : kim *panggil nama ybs:

Petani : ya 

DPRD : kamu, bawa lsm segala macam ini maksud mu gimana? 

Petani : siapa yang bawa pak? Tadi dia datang sendiri. Kan aku tadi masih ditempat pak topo

DPRD : lha kamu antar segala macem

Petani : aku dimintai tolong buat nganterin

DPRD : lha kenapa kok mau? Apa urusan nya? Goblok bgt kmu

Petani : terus kan pengen ketemu ... (dipotong oknum DPRD)

Baca Juga : Viral, Tim Indonesia Kumpulkan Sampah Diabadikan Video Netizen Kamboja

DPRD : omongan mu menye menye, sebenere enek aku dengernya, nanti tak jerumusin malah tambah parah

Petani : lah, saya kan anu pak

DPRD : kamu itu sombong, ga jelas, apa yg kamu baggakan? Ngelunjak banget, ita itu raimu ( songong bgt muka mu), tak injek injek sekalian nanti

Petani : saya kan dimintai tolong to pak

DPRD : dimintai tolong kan harus e kamu menghindar segala macem kan

Petani : saya sudah menghindar juga

DPRD : apa urusannya? Goblok. Kurang ajar. Kamu bohongin aku 

Petani : bohongin gimana ya pak? Rincian nya ada semua. 

DPRD : rincian² bisa dibuat, muka mu ASU kamu

Petani : pembuktian nya juga ada semua

DPRD : pembuktian¬≤ apa orng tiap hari tak survey, muka mu, aku gitu punya uang ngga kaya kamu. Kamu itu kebanyakan omong. 

Petani : lha saya, kebanyakan omong gimana lo pak? 

DPRD : lha kamu kebanyakan omong bawa lsm segala macem kan kurang ajar

Petani : saya ngga bawa pak, saya dimintai tolong

Baca Juga : TNI, Polri, dan OPD Kompak Dukung Gowes Tahes 42 Tahun Perumda Tirta Kanjuruhan

DPRD : kamu masih ngeyel aja? Sudah kamu ngga usah kkm (audio tidak terdengar dengan jelas), minta hkm segala macem aku biarin aja kan, ngga usah cari cari masalah kamu. ASU kamu. Kurang ajar. Dibiarin ngelunjak. Terlanjur jengkel tak jerumusin kapok kamu. Rasain. 

Petani : lha saya yang tambah pusing ta pak pak. Masalah ini saya yang (dipotong oknum DPRD)

DPRD : pusing muka mu yang pusing, buatan mu sendiri. Model mu sombong kesana sini gayamu. 

Petani : lha saya bilang apa lo pak? 

DPRD : kalo bilang bener ngapain pusing juga? 

Petani : saya kan dimintai tolong ya saya kasih keterangan yang apa ada nya

DPRD : sok sok an ngasih keterangan, nganter lsm segala macem. Otak mu ga mikir sama sekali

Petani : bukan saya

DPRD : ngomong iya iya aja

Petani : bukan saya sendiri itu kan

DPRD : ASU kamu.

Adapun awal dari permasalahan antara petani dan anggota DPRD Lampung itu berawal dari adanya dugaan penyelewangan dana alokasi khusus (DAK) 2021 lalu untuk budidaya lebah, kurang lebih Rp800 juta. Yang mana, dana itu dikoordinir oleh oknum anggota DPRD Tanggamus Lampung dari fraksi PDIP Basuki Wibowo. Dan saat ini, kasus tersebut sudah mulai menemukan titik terang.

Tak hanya itu saja, diketahui pula pihak Kejaksaan Talang cabang kabupaten setempat telah turun langsung ke lokasi budidaya lebah itu. Hasilnya, sudah ada dua orang perwakilan kelompok tani yang telah diperiksa. Dua kelompok perwakilan tani tersebut adalah yang menerima kucuran dana dari budidaya tersebut.

Usai audio percakapan dengan kata-kata kasar itu viral, netizen bergerak cepat dengan langsung mencari identitas dari petani dan juga oknum DPRD itu. Diketahui petani itu bernama Surakim yang merupakan Ketua KTH 3. Sementara oknum anggota DPRD yang melontarkan kata-kata kasar pada Surakim itu ialah Basuki Wibowo yang merupakan anggota DPRD Fraksi PDIP.

Audio rekaman serta kasus ini saat ini tengah viral di media sosial. Banyak dari netizen yang men-tag akun Jokowi dan Polres Lampung untuk menyampaikan kasus tersebut. Bahkan, beberapa warganet juga meminta agar oknum tersebut jangan sampai dilepaskan.

"Halo @JOKO WIDODO @Polres Lampung," tulis @1%

"jangan sampai lepas oknum 1 ini," tulis @user2581***

"mari kita Ambil orang yg bersuara kasar.. jika dia anggota DPRD.. kita viralkan prilakunya," tulis @ mommy****.


Topik

Peristiwa oknum dprd lampung oknum dprd ancam petani penyelewengan dak 2021 viral tiktok


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana