JATIMTIMES- Ketenangan warga Blitar di bulan suci Ramadan mendadak dikejutkan dengan peristiwa penganiayaan. Dilaporkan aksi seorang pengendara motor di Blitar mendadak viral di media sosial.
Dalam video itu terlihat pengendara motor itu memukul seorang Pak Ogah yang sedang membantu mengatur lalu lintas di pertigaan Boro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Baca Juga : IDAI Beberkan Tips Mudik Bersama Anak, dari Pilihan Transportasi hingga Kesehatan
Informasi yang diterima JATIMTIMES, aksi arogan tersebut terekam CCTV sebuah toko di dekat pertigaan Boro. Dari rekaman CCTV terlihat pengendara motor ninja berwarna merah itu tak terima saat diteriaki oleh Pak Ogah lantaran menggeber kendaraannya dengan suara keras knalpot brong.
Tak terima dengan teriakan Pak Ogah, pengendara motor itu kemudian turun dari motor dan langsung menghampiri Pak Ogah. Cekcok tak dapat dihindari, pengendara motor kemudian memukul Pak Ogah sampai terjengkang.
Aksi arogan pengendara sepeda motor itu baru berhenti setelah warga di sekitar lokasi kejadian menghampiri pelaku yang terus menantang Pak Ogah.
"Pengendara itu putar balik langsung ke sini kemudian memukul," kata Heri saksi mata di lokasi kejadian, Rabu (12/4/2023).
Saat dikonfirmasi awak media, Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Ahmad Rochan mengatakan, pengendara motor tersebut belum diketahui identitasnya. Namun demikian pihaknya memastikan polisi telah melakukan pendalaman penyelidikan.
Baca Juga : NTT Punya Pulau Komodo, Indramayu Punya Pulau Biawak
"Unit reskrim Polsek Sanankulon telah menelusuri video viral yang ada di medsos terkait pemukulan sukarelawan pengatur lalu lintas oleh seorang pengendara motor yang tidak dikenal,” jelas Rochan.
Lebih lanjut Rochan menyampaikan, polisi juga mencari adanya rekaman CCTV dari sudut lain untuk mengungkap identitas pelaku pemukulan sukarelawan pengatur lalu lintas di pertigaan Boro.
“Saat ini dengan di back up oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Blitar Kota sedang melaksanakan penyelidikan dan pendalaman," pungkas Rochan.