free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ruang Mahasiswa

Peranan Paguyuban Nelayan di Sendangbiru Malang

Penulis : Agustina Bella Cyntia - Editor : Redaksi

04 - Jan - 2023, 21:30

Loading Placeholder

JATIMTIMES - Paguyuban merupakan suatu bentuk kehidupan bersama yang tidak diikat oleh hubungan batin dan bersifat alami. Anggota – anggota tersebut diikat karena mempunyai kesamaan hobi, anggota – anggota yang bertempat tinggal sama, dan juga memiliki profesi yang sama.

Dengan adanya paguyuban dapat membuat sebuah kelompok menjadi lebih jelas dengan adanya pemimpin dan pengurus, masyarakat dapat mencapai tujuan bersama, membangun hubungan kerja sama untuk memajukan masyarakat, menampung ide dan aspirasi masyarakat yang kreatif guna memajukan suatu kelompok dan juga dapat meningkatan kepedulian kepada sesama masyarakat.

Baca Juga : Pola Kerjasama Pemilik Modal Terhadap Buruh Nelayan Sendangbiru Malang

Ada 3 jenis paguyuban yaitu paguyuban karena ikatan darah contohnya keluarga, kelompok, kekerabatan. Paguyuban karenatempat contohnya rukun tetangga, rukun warga dan arisan. dan juga paguyuban karena jiwa, fikiran, rasa kekerabatan contohnya orang - orang yang mempunyai jiwa, fikiran ,rasa kekerabatan yang sama seperti persahabatan.

Dalam perspektif hubungan industrial paguyuban masuk kedalam hubungan kerja tripartit karena dalam paguyuban ini pemerintah masih ikut serta menangani masalah.

Di Desa Sendangbiru mayoritas masyarakaat pesisir bermata pencaharian sebagai nelayan. Banyak anak yang memutuskan untukberhenti sekolah dan bekerja sebagai nelayan. Maka dari itu banyak masyarakat yang hanya lulusan SD dan SMP kurang ilmu karena minimnya pengetahuan dari sekolah. Nelayandi sana hanya dapat berfikirbagaiman untuk bisa mendapatkan ikan yang banyak. Padahal ilmu pengetahuan juga di perlukan agar masyaraat nelayan dapat berfikir maju seperti halnya masyarakat nelayan yang masih mencari ikan menggunakan alat tradisional dapat menggunakan alat yang lebih modern dan dapat meringankan pekerjaan nelayan.

Maka dari itu masyarakat di Desa Sendangbiru membentuk sebuah paguyuban. Ada 4 paguyuban yang di bentuk yaitu paguyuban Minarukun Bahari, Paguyuban Rukun Jaya,Paguyuban Slerek dan Paguyuban Skoci. 4 paguyuban tersebut di buat guna untuk menata nelayan menjadi lebih maju lagi karena ada sistem yang digunakan. Dengan adanya paguyuban ini nelayan dapat mendapatkan ilmu – ilmu tentang kelautandari pemerintah karenapaguyuban yang mengkoordinasi pemerintah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat nelayan.

Ada juga program – program yang dilaksanakan paguyuban untuk kemajuan nelayan yaitu membuat program Kampung Nelayan Maju ( KALAJU ) yang rencananya guna melakukan pembangunan – pembangunan dan memenuhi fasilitas nelayan. Ada juga program sosialisasi kepada nelayan dengan tujuan agar masyarakat nelayan punya ilmu misal tentang permesinan, kecakapan dan juga ilmu ilmu yang di butuhkan karena juga ada sosialisasi masyarakat nelayanmenjadi tau karenamasyarakat nelayan ataupunpesisir banyak yang tidak bersekolah dan juga minim ilmu.

Baca Juga : Hubungan Industrial Dalam Pemasaran Iklan dAN Sponsor Pada Produk Rokok dI Kabupaten Malang

Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif karena judul yang peneliti angkat lebih menunjuk dalam pendeskripsian sesuatu jadi jenis kualitatif ini yang sinkron menggunakan judul peneliti dimana pada penelitian ini mencoba mendeskripsikan, menguraikan, dan mendeskripsikan.

Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yanng terdapat pada buku Gemenischaft und Gesellschaft (tahun 1887) yang di tulis oleh tokoh sosiolog bernama Ferdinand Tonnies. Ferdinand Tonnis dalam bukunya membahas tentang 2 hal yaitu Gemainschaft dan Gesselscaft. Gemeinschaft berasal dari kata bahasa Jerman yang berarti paguyuban, komunitas dalam bahasa Indonesia, dan community dalam bahasa Inggris. Gemeinschaft ini Toonies melihat bahwa masyarakat hidup dengan adanya interaksi sosial dengan sesamanya dengan berlandaskan hidup dalam persatuan dan mengutamakan hidup di bawah rasa cinta dan dan rasa kesatuan batin. Persatuan inilah yang membentuk relasi yang kuat antar warga masyarakat. Artinya warga masyarakat tidak hidup secara individual, melainkan berinteraksi, berkontak sosial satu dengan yang lainnya.

Dapat kita ketahui bahwa paguyuban bermanfaat bagi masyarakat karena paguyuban bisa menjadikan sebuah kelompok lebih tertata karena ada sebuah pemimpin dan pengurus yang mengatur. Di Desa Sendangbiru masyarakat nelayan membentuk paguyuban guna memajukan masyarakat nelayan karena rendahnya SDM maka dari itu di Sendangbiru paguyuban nelayan mempunyaimisi untuk memberikan arahan dan pembelajaran untuk para nelayan agar nelayan mengetahui hal-hal baru yang ada pada dunia perikanan seperti mesin tangkap dan alat nelayan yang lain sebagainya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Agustina Bella Cyntia

Editor

Redaksi

--- Iklan Sponsor ---