free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Tanam Pohon Langka, Wabup Didik Minta Desa Srimulyo Bisa Lahirkan Kampung Herbal

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

18 - Dec - 2022, 02:12

Loading Placeholder
Wabup Malang, Didik Gatot Subroto saat menanam salah satu jenis tanaman di Desa Srimulyo.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Desa Srimulyo yang berada di wilayah Kecamatan Dampit Kabupaten Malang diproyeksikan bisa melahirkan kampung herbal. Bukan tanpa alasan, hal tersebut lantaran desa yang sudah dikenal dengan produksi Pisang Sang Mulyo itu, kini tengah memulai untuk mengembangkan jenis tanaman lain. 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto saat menghadiri Acara Tetenger Bumi di Desa Srimulyo Sabtu (17/12/2022). Dimana dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman beberapa jenis pohon langka yang disebut bisa memiliki nilai tambah. 

Baca Juga : Wayang Kulit Jadi Bagian Peringatan Hari Jadi ke-1262 Kabupaten Malang, Bupati: Aktualisasi Pelestarian Budaya

Dirinya memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Sebab, penanaman beberapa jenis tanaman langka itu menjadi buah atas dukungan yang diberikan. Baik dari Pemdes Srimulyo bersama Universitas Brawijaya (UB). 

"Dengan menanam pohon-pohon langka yang tentunya memiliki nilai luar biasa. Saya mencatat ada 8 macam pohon langka yang hari ini ditanam. Kelak Desa Srimulyo juga melahirkan Kampung Herbal dengan potensi yang ada saat ini," ujar Didik. 

Menurutnya, momen tersebut setidaknya bisa ditangkap sebagai momen yang cukup luar biasa. Sebab mengingat saat ini, kecenderungan pemuda yang mungkin jarang menemukan atau bahkan tidak mengenali jenis pohon langka tersebut. 

Sehingga dirinya berharap agar hal itu tidak hanya sebagai sebuah ajang simbolis saja. Namun diharapkan pohon yang baru ditanam itu bisa dipelihara hingga tumbuh, dan benar-benar menjadi Tetenger Bumi. 

''Semoga tanaman ini agar dipelihara dan bisa tumbuh. Hal ini menurut saya menjadi sebuah hal yang penting salah satunya ada jenis tanaman buah Gayam, Mundu, Bisbol, Mentega, Genitu Ijo, Kepel. Kami juga memiliki tanaman langka-langka ini di Kebun Jeru Tumpang seperti pohon Mentega ini. Juga buah Kepel dan Juwet Putih, saya hanya pernah mendengar namanya tapi belum pernah melihat dan baru kali ini menjumpainya," terang Didik. 

Baca Juga : Serahkan Penghargaan di Upacara Hari Jadi, Bupati Sanusi: Jadikan Prestasi untuk Motivasi

Dirinya menegaskan bahwa, semua pihak berkewajiban untuk dapat menjaga dan merawat tumbuh kembang tanaman tersebut. Dan kedepannya, juga diharapkan bisa mengembangkan genetiknya, sehingga bisa disebar luaskan. 

Dalam hal ini, dirinya menilai tentu harus ada sinergitas yang sudah dibangun dan berkesinambungan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berharap warga masyarakat turut mendukung. Termasuk proses pembinaan dan pendampingannya. Maka kewajiban desa pada komunikasi dengan pihak Universitas Brawijaya karena ada teori-teori tertentu yang bisa dipelajari dan dipelihara.

''Bagaimana kalau Desa Srimulyo ini dijadikan Kampung Herbal juga karena tanaman ini semua mengandung nilai yang luar biasa. Ada potensi di area belakang kita, lahan ini juga ada tanaman Manisa yang memiliki khasiat untuk menghilangkan nyeri. Bahkan, hampir setiap hari saya juga mengkonsumsi parutan Manisa ini. Mungkin juga kalau ada pembelajaran ilmu akupuntur. Sehingga kalau bisa menambah nilai yang lebih," pungkas Didik.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---